Dengan menumbuhkan pendidikan, menjaga warisan budaya, dan mendorong penghidupan berkelanjutan, kami berupaya menciptakan peluang yang inklusif dan masa depan yang tangguh bagi semua.
Dari NTT sampai melintasi batas negeri, lihat bagaimana kebaikan yang sudah terkumpul tidak pernah berhenti membuka jalan baru setiap tahunnya.
Insan Bumi Mandiri berdiri dan meluncurkan platform penggalangan dana untuk menjembatani kesenjangan akses antara kota dan wilayah pedalaman, khususnya di Nusa Tenggara Timur.
Berbagai program pemberdayaan dijalankan di wilayah pedalaman, termasuk lahirnya Kurban di Pedalaman yang melibatkan peternak lokal Nusa Tenggara Timur.
Lembaga Pembiayaan Mikro dan Program Tenunin pertama diresmikan di Alor, Nusa Tenggara Timur.
Insan Bumi Mandiri menyalurkan lebih dari 2.000 setara kambing kurban melalui Kurban di Pedalaman.
Insan Bumi Mandiri telah mengantarkan kebaikan untuk 1.433.535 penerima manfaat di 20 provinsi.
Penyaluran Kurban di Pedalaman melintasi negeri untuk meluaskan titik penyaluran kurban, yaitu ke Somalia.
Berdirinya sentra keempat Tenunin di Belu, Nusa Tenggara Timur dengan total 189 penenun dan terpilih sebagai merchandise resmi MotoGP Mandalika.
Meraih penghargaan CSR Campaign of the Year dan Gold Winner untuk Community-Based Development.
Peresmian Desa Wisata Berkelanjutan di Sesaot, NTB dan Desa Energi dengan layanan energi terbarukan di Tanjung Boleng, Nusa Tenggara Timur.
Meresmikan program Glorious Golo Mori untuk menguatkan masyarakat pesisir di Golo Mori Nusa Tenggara Timur.



Memiliki visi dan misi yang sama, tim Yayasan Insan Bumi Mandiri berkomitmen untuk menjadi jembatan penghubung antara masyarakat dan stakeholder untuk membantu pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan serta memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi, tetap melestarikan budaya setempat, dan memberikan kesempatan yang inklusif bagi setiap orang.