:

Ambulans Pedalaman untuk Warga Kampung Baku NTB

Berjumlah 300 kk, warga Kampung Baku bermata pencaharian sebagai petani tahunan. Warga Kampung Baku pun terbiasa hidup dalam kesederhanaan. Namun, tidak bisa dipungkiri, terkadang terlampau berada dalam kesederhanaan juga membawa mereka pada kesulitan.

Tinggal jauh di pedalaman Nusa Tenggara Barat (NTB) membuat warga Kampung Baku tidak bisa merasakan fasilitas umum yang memadai seperti yang kita rasakan di kota. Terletak 35 km ke pusat desa membuat warga seperti terasingkan. 

Tepatnya di Dusun Baku, Desa Sumi, Kec. Lambu, Kab. Bima, NTB. Bagaimana tidak, jalanan umum yang dipunya pun termasuk medan berat. Motor relawan kami kala itu juga terpelincir lantaran jalanan yang kecil, licin, dan berkerikil. 

Warga sangat khawatir jika ada kejadian darurat yang mengharuskan mereka untuk membawa keluarga ke rumah sakit saat hujan turun. Seringkali, tidak ada kendaraan untuk mengangkut mereka ke puskesmas desa, lantaran medan yang berbahaya. Hal ini mambuat warga seringkali menahan dan membiarkan rasa sakit yang dirasakan.  

Ketika relawan kami berkunjung dengan petugas kesehatan, warga sangat senang dan antusias. Warga banyak yang mengeluhkan sakit pada bagian ginjal dan saluran kencing. Benar saja, lantaran air yang digunakan mengandung zat kapur dan warga tidak mendapatkan penyuluhan maupun bantuan kesehatan.

Warga membutuhkan ambulans untuk melalui medan berat di pedalaman ini. Namun, menjadi petani tahunan tidak dapat memberikan apa yang mereka butuhkan.

Sahabat, ayo ulurkan kebaikanmu untuk warga Kampung Baku.

 

Insan Bumi Mandiri

(022) 205 251 84

Komplek Setra Dago

Jl.Setra Dago Barat No.25 Antapani, Bandung

 

SMS/WA Konfirmasi:

0812 2145 114

Kabar Terbaru
Jika saja ada ambulans di kampung mereka, pasti banyak warga yang bisa tertolong..