Halo Sahabat!Terima kasih atas bantuan yang telah Anda berikan untuk Pak Dacing. Bantuan dari Anda telah kami salurkan untuk biaya pembuatan sampan.Material untuk kebutuhan pembuatan sampan, seperti papan, pamarung, kayu paca, dan lem telah tersedia. Saat ini, Pak Dacing sedang mengerjakan scap papan dan penyusunan badan sampan.Jika telah selesai, Pak Dacing tidak perlu lagi meminjam sampan ke tetangganya di Dusun Tanjung Harapan, Kec. Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia dapat melaut dengan leluasa sebagai nelayan untuk menghidupi keluarga dan menyekolahkan anak-anaknya.Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Pak Dacing biasa pergi ke laut untuk menangkap ikan. Namun, kondisi ekonomi Pak Dacing sebenarnya sangatlah tidak baik.Pak Dacing tak punya sampan sendiri, sehingga ia harus meminjam sampan orang saat akan menangkap ikan di laut. Jika tidak ada yang meminjamkan, ia terpaksa tidak bisa pergi ke laut dan menangkap ikan.Anak pertamanya yang baru lulus SD terpaksa tidak bisa melanjutkan sekolah karena kondisi perekonomian keluarga mereka.Mari bantu Pak Dacing untuk menyelesaikan pembuatan sampan dan rumahnya. 

Read More

Terima kasih Sahabat! Doa ayah dan ibuku akhirnya dikabulkan oleh Allah. Akhirnya aku bisa jalani operasi mata kiri.Ditemani ibu, ayah, dan kakak, aku berangkat dari rumah di RT 11, RW 05, Dusun Bareka, Desa Rai Oi, Kec. Sape, Kab. Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) menuju RSUP Bali untuk melakukan operasi. Walaupun awalnya aku merasa takut, tapi ibu dan ayah selalu menguatkanku. Alhamdulillah operasi berjalan dengan lancar.Saat ini, aku menjalani masa pemulihan setelah operasi. Kata dokter, pemulihan akan kujalani selama tiga bulan. Setelah tiga bulan, aku akan menjalani operasi mata kanan.Doakan dan bantu terus aku ya Sahabat!Semoga semua doa dan bantuan dari Sahabat, Allah balas dengan pahala yang berlipat-lipat. Aamiin.

Read More

Salam Sahabat!Bagaimana kabar Anda? Semoga dalam keadaan sehat walafiat yaa! Terima kasih telah membantu Zahra untuk melakukan pengobatan bibir sumbing. Alhamdulillah bulan Juli lalu, Zahra telah melakukan operasi perbaikan bibir sumbing di RSUP Mataram. Kini ia kembali ke rumahnya di Dusun Mbawi, Kec. Dompu, Kab. Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).Ditemui oleh relawan Insan Bumi Mandiri di rumahnya, Zahra dalam kondisi sehat. Selain bersilaturahmi, relawan juga menyalurkan bantuan dari Anda dalam bentuk popok dan susu.Bulan Oktober mendatang, Zahra akan melakukan operasi tahap ke-2. Operasi yang akan dilakukan yakni perbaikan langit-langit mulut Zahra.Semoga bantuan yang Anda berikan untuk Zahra dibalas dengan pahala berlipat ganda. Aamiin...Mari bantu terus Zahra supaya bisa sembuh dari bibir sumbing.

Read More

Sahabat, tahu gak? Ada 7 provinsi yang mengalami dampak kekeringan. Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi wilayah kekeringan yang paling parah se-Indonesia. Sebanyak 851 desa di NTT yang merasakan dampak kekeringan.Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), lebih dari 1.900 desa di 79 kabupaten dan tujuh provinsi terdampak kekeringan. Tujuh provinsi tersebut yakni NTT, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Barat, dan Bali. (1)Kekeringan ekstrem di NTT sendiri melanda 12 wilayah. Menurut Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang, Apolinaris S Geru, 12 wilayah itu terdiri dari Kabupaten Kupang, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, Sumba Barat, Sumba Timur, Sabu Raijua, Rote Ndao, Belu, Timor Tengah Utara dan Kota Kupang. Bahkan, ada tiga daerah yang mengalami hari tanpa hujan terpanjang, yakni Kabupaten Sumba Timur 137 hari, Kabupaten Lembata 126 hari, dan Kabupaten Belu 105 hari (2).Pada musim kemarau, warga NTT sangat kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Sungai-sungai dan sumur-sumur mengering serta sumber mata air menipis.Di wilayah Noko, Timor Tengah Selatan, air sungai menjadi kering. Warga di sana mengandalkan dua sumber mata air saat musim kemarau. Satu sumber mata air digunakan untuk keperluan mandi, cuci, dan kakus. Sedangkan satu sumber mata air lainnya digunakan untuk dikonsumsi.Setiap satu jeriken yang diambil, tiap warga harus membayar Rp1.000. Nantinya uang tersebut dikelola untuk keperluan warga, seperti penggalian sumur atau pembuatan sumur bor. Sedangkan di Kabupaten Alor, tangki dengan kapasitas 3.000 liter biasanya akan habis dalam satu sampai dua bulan.Warga harus memutar otak agar kebutuhan air di musim kemarau tetap terpenuhi. Warga di Kabupaten Timor Tengah Selatan misalnya. Saat musim hujan, mereka menampung air hujan di dalam tangki.Sementara itu, untuk warga di NTT yang tidak ada sumber mata air, mereka membeli air dari pasar air. Di Sumba, satu tangki air bersih dibanderol seharga Rp200.000,-. Sementara itu, di Timor Tengah Selatan, satu mobil pikap berisi 50 jeriken dibanderol Rp100.000,-.Bayangkan jika kejadian itu kita sendiri yang mengalaminya. Apa kamu sudah siap untuk hidup dengan stok air yang menipis seperti mereka?—--- (1) Wibowo, Agung. 2019. “Lebih dari 1.900 Desa di Tujuh Provinsi Terdampak Kekeringan“. Tersedia: https://bnpb.go.id/lebih-dari-1900-desa-di-tujuh-provinsi-terdampak-kekeringan(2) Bere, Sigiranus Marutho. 2019. "Kekeringan Ekstrem Melanda 12 Wilayah di NTT". Tersedia: https://regional.kompas.com/read/2019/08/01/15322721/kekeringan-ekstrem-melanda-12-wilayah-di-ntt

Read More

Salam Sahabat,Perjuangan Sugiadin, seorang remaja berusia 18 tahun yang terbaring lemah selama beberapa bulan ini telah berakhir. Sugiadin belum sempat memeriksakan penyakitnya kini sudah berpulang lantaran kondisi kesehatan yang semakin memprihatinkan. Sekitar 6 bulan lalu kondisi kesehatan Sugiadin tiba-tiba menurun. Mulanya ia mengeluh sesak nafas dan muntah-muntah. Namun, semakin hari kondisinya kian parah, sampai tumbuh benjolan di punggung Sugiadin.Sahabat, terima kasih sudah membantu Sugiadin. Semoga donasi yang Anda berikan dapat membantu keluarga yang ditinggalkan.

Read More

Halo Sahabat!Terima kasih atas bantuan yang telah Anda berikan untuk Pak Rudi. Berkat Anda, Pak Rudi dapat berangkat dari rumahnya di Kampung Saleko, Kec. Asakota, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) menuju RSUP Mataram untuk menjalani operasi kaki.Alhamdulillah kini Pak Rudi telah menjalani operasi pembersihan infeksi luka pada tulang dan pen. Perawatan pascaoperasi akan dilakukan selama tiga bulan. Setelah itu, Pak Rudi kembali diperiksa. Jika keadaanya lebih baik, akan dilakukan operasi pemasangan sendi dan perbaikan posisi tulang betis.Luka yang dialami Pak Rudi didapatkan saat sedang bekerja sebagai sopir pengantar minuman. Ia mengalami kecelakaan mobil yang membuat kakinya patah.Dengan uang seadanya dan pinjaman dari tetangga, Pak Rudi melakukan operasi pertama. Namun, pasca operasi, lukanya mengalami infeksi.Alhamdulillah atas bantuan Anda, infeksi kaki Pak Rudi telah dibersihkan. Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan pahala yang berlipat-lipat. Aamiin.Mari bantu terus Pak Rudi supaya bisa sehat kembali dan bekerja untuk menghidupi keluarganya.

Read More

Terima kasih, Sahabat! SMAN Alor Kecil semula harus menggunakan ruangan sempit untuk sholat. Kini mendapat bantuan dari Anda untuk dibangun mushola yang lebih layak. Siswa dan warga Desa Lefokisu, Kec. Alor Barat Laut, Kab. Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan semangat membuat fondasi bangunan, hingga kini sudah pada tahap pemasangan tiang. Pengerjaan pun lancar tanpa kendala.   Sahabat, proses ini masih panjang. Masih banyak bahan yang dibutuhkan untuk mendirikan mushola ini. Ayo, bantu siswa-siswa SMA Lefokisu dengan sisihkan sebagian rezeki Anda untuk mereka. Semoga bantuan Anda untuk SMA Lefokisu akan menjadi cahaya terang kelak di akhirat yang akan menuntun menuju surga. Aamiin.

Read More

Halo Sahabat!Terima kasih atas bantuan Anda yang telah diberikan untuk warga Kampung Taenoe, Dusun Oenasi, Kec. Amanuban Timur, Kab. Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT). Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan kepada Anda. Aamiin.Alhamdulillah warga Taenoe telah melakukan pengadaan material untuk pembangunan masjid. Material yang telah berada di lokasi pembangunan yakni bata ringan, bondex, pasir, dan kerikil.Pembangunan masjid akan dilakukan pada akhir Agustus ini, karena warga Taenoe masih menunggu tukang bangunan yang langsung didatangkan dari Bandung. Semoga proses pembangunan masjid berjalan dengan lancar ya, Sahabat. Mushola yang ada saat ini jauh dari kata layak. Hanya beberapa buah seng yang dijadikan dinding, tidak ada kamar mandiri untuk warga berwudhu.Ayo bantu muslim minoritas Taenoe, NTT untuk membangun masjid.

Read More

Halo Sahabat!Warga Dusun VI, Desa Jamburejo, Kec. Sumber Harta, Kab. Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel) mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan yang telah Anda berikan. Alhamdulillah Februari 2019 lalu, pembangunan Masjid Hidayatul Anwar telah selesai.Karena besarnya antusiasme dan banyak Sahabat yang membantu, warga Jamburejo mengalihkan sisa dana pembangunan masjid untuk membangun rumah tahfidz. Alhamdulillah kini Rumah Tahfidz Hidayatul Anwar telah berdiri. Lokasi rumah tahfidz tidak jauh dari Masjid Hidayatul Anwar.Kegiatan belajar mengajar pun telah dilakukan di Rumah Tahfidz Hidayatul Anwar. Anak-anak sangat bahagia dapat belajar keagamaan di rumah tahfidz ini.Semoga bantuan yang telah Anda berikan dibalas oleh Allah dengan pahala yang berlipat-lipat. Aamiin.--Sahabat, masih ada masjid lain di pedalaman Sumsel yang membutuhkan bantuan kita, salah satunya Masjid Al Falaq. Masjid yang berada di Dusun 6, Desa Muara Tiku, Sumsel ini dibangun tahun 80-an. Kini kondisinya sudah hampir ambruk, sehingga tidak dapat digunakan untuk beribadah.Klik di sini untuk membantu warga Dusun 6 membangun Masjid Al-Falaq.

Read More

Halo Sahabat!Terima kasih telah menemani perjuangan warga Mamboa dalam pembangunan masjid pertama di dusun mereka. Berkat bantuanmu, pembangunan masjid yang berada di Dusun Mamboa, Desa Hu’u, Kab. Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) berjalan dengan lancar.Warga Mamboa telah menyelesaikan pembangunan teras dan sumur masjid. Saat ini, warga sedang mengerjakan pemasangan pagar masjid. Selain itu, mereka juga memasang pompa dan pipa untuk penyaluran air dari sumur ke tempat penampungan.Masih teringat dalam benak warga Mamboa saat awal mula pembangunan masjid. Mereka yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan buruh tani berswadaya mengumpulkan dana iuran sebesar Rp15.000 dari setiap keluarga. Dengan dana seadanya itu, warga hanya bisa membangun masjid sampai pembangunan fondasi saja.Alhamdulillah bantuan dari Sahabat datang. Warga Mamboa akhirnya dapat melanjutkan pembangunan masjid sampai saat ini. Semoga Allah membalasnya dengan pahala yang berlipat-lipat. Aamiin.Mari bantu warga Mamboa menyelesaikan pembangunan masjid pertama di dusun mereka.

Read More