BANGUN SUMUR UNTUK WARGA KAMPUNG BAKU NTB..

BANGUN SUMUR UNTUK WARGA KAMPUNG BAKU NTB..

Rp 22.436.920
dari target Rp 100.000.000
22.44% Tercapai
Sisa Waktu 0 Hari

Deskripsi Program

Sahabat, apa rasanya jika air yang kita gunakan sehari-hari keruh karena mengandung zat kapur?

Itulah yang dirasakan oleh warga Kampung Baku, Desa Sumi, Kec. Lambu, Kab. Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Akibatnya, banyak warga yang mengalami gangguan ginjal serta kandung kemih.

Begitulah kondisi sumber air yang ada di dekat rumah mereka. Sebenarnya, masih ada sumber air lainnya, tapi jarak ke sana sejauh 2 km.

Sehari-hari, warga mengandalkan pompa manual yang dimiliki beberapa keluarga. Sayangnya, pompa tersebut jumlahnya tidak cukup untuk seluruh warga, dan lagi airnya mengandung zat kapur. 

Hidup dengan kondisi tersebut menyebabkan banyak warga yang terganggu kesehatannya. Namun, karena jarak dari Kampung Baku ke pusat kota sejauh 30 km, warga enggan untuk berobat.

Warga berharap dapat memanfaatkan sumber air jernih yang ada agar lebih dekat dengan pemukiman. Mereka juga membutuhkan penampungan air serta sterilisasi yang baik. 

Warga Kampung Baku tidak bisa melakukannya sendirian. Warga membutuhkan bantuanmu untuk masalah ini.  

Sahabat, ayo kita sudahi kesulitan warga Kampung Baku dengan membantu mereka untuk memiliki sumber air jernih yang dekat.

 

Insan Bumi Mandiri

(022) 205 251 84

Komplek Setra Dago

Jl.Setra Dago Barat No.25 Antapani, Bandung

 

SMS/WA Konfirmasi:

0812 2145 114


Selengkapnya  
Lebih Sedikit  

Berita Terbaru

Selasa, 31 Desember 2019 : Pembuatan MCK, Pemasangan 4 Pompa, & Pengobatan Gratis

Terima kasih sudah membantu warga Kampung Baku, Desa Sumi, Kec. Lambu, Kab. Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memiliki air jernih yang bebas dari zat kapur. 

Kesehatan warga sudah lama terganggu karena sering mengonsumsi air yang rasanya payau dan mengandung zat kapur. Bantuan Anda sudah kami salurkan, salah satunya dengan pengecekan dan pengobatan gratis. 

 

Selain itu, bantuan Anda juga kami salurkan berupa 4 buah pompa semi manual dan biaya pembangunan MCK umum. Warga yang membutuhkan air jernih kini memiliki pompa tambahan dan dibuatkan tempat MCK umum agar sanitasi tetap terjaga. 

Di sebelah pompa, akan dibuatkan tempat mencuci untuk ibu-ibu, agar memudahkan pekerjaan mereka. Kampung Baku memang terletak jauh di pedalaman. Untuk sampai di sana, memerlukan waktu beberapa jam dengan medan yang sulit.