BANTU ARDIYANTO, BAYI PEDALAMAN KURANG GIZI

Dana Terkumpul
Rp 18.930.406
dari target Rp. 50.000.000
37.86% Tercapai
Sisa Waktu 0 hari

Halo Kakak!

 

Namaku Ardiyanto. Aku adalah anak bungsu dari 5 bersaudara. Aku tinggal di Desa Nusa Kenari, Kec. Teluk Mutiara, Kab. Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Usiaku baru saja 2 tahun. Di usiaku sekarang, aku belum bisa duduk apalagi berjalan.

 

Sebenarnya aku punya cerita sedih. Ibuku meninggal saat melahirkanku, sehingga aku tidak pernah mendapat ASI. Nenek dan kakak-kakakku pun menduga aku belum bisa duduk dan berjalan karena kurang asupan gizi yang salah satunya dari ASI.

Ayahku hanya bekerja sebagai tukang ojek gunung dengan penghasilan tak seberapa. Bahkan tidak cukup untuk membelikan susu formula untukku.

 

Kadang, untuk makan kami sekeluarga saja masih kurang. Apalagi kakak-kakakku juga masih sekolah semua dan membutuhkan biaya besar. Sementara nenek yang menjagaku sudah sangat sepuh.

 

Sekarang aku hanya bisa tertidur lemas. Padahal, aku juga mau belajar jalan dan berlari. Aku tidak mau terus menyulitkan ayah dan kakak-kakakku.

Saat besar nanti, aku mau tumbuh sehat supaya bisa membantu ayah bekerja. Aku juga tidak mau membuat semua keluargaku terus khawatir. Suatu hari nanti pasti aku bisa duduk, berjalan, bahkan berlari. Doakan aku ya Kak!

...

Sahabat, ayo bantu Ardiyanto sembuh dari kurang gizi supaya adik kecil ini bisa tumbuh sehat dan membanggakan keluarganya!

 

Sahabat dapat membantu dengan membagikan sebagian kelebihan yang Anda miliki.

 

 

 

Insan Bumi Mandiri
(022) 205 251 84
Komplek Setra Dago
Jl.Setra Dago Barat No. 25 Antapani, Bandung 

 

Kantor Cabang Insan Bumi Mandiri NTT
Mekar Indah RT.001/RW.006 Kelurahan Kalabahi Timur
Teluk Mutiara, Kab. Alor, Nusa Tenggara Timur

 

SMS/WA Konfirmasi:
0813 2460 7225
0812 2145 114
0896 9900 1125

Senin, 25 November 2019 : Innalillahi, Ardiyanto Meninggal Dunia

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun..

Ardiyanto menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 2 tahun di rumahnya yakni Desa Nusa Kenari, Kec. Teluk Mutiara, Kab. Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia telah berjuang keras bertahan dari gizi buruk yang dialaminya.

Malam hari sebelum meninggal, Ardiyanto tidak bisa tidur dan terus menangis. Namun, tiba-tiba tangisnya terhenti. Keluarga menganggap Ardiyanto telah tidur. Namun, keesokan harinya, ia telah terbujur kaku dan dinyatakan meninggal. Ardiyanto telah dikebumikan di pemakanan dekat rumahnya. 

Sahabat, mari kita doakan agar Ardiyanto mendapat tempat terbaik di surga dan keluarga yang ditinggalkan juga diberikan kesabaran. Aamiin.

Relawan Insan Bumi Mandiri telah menyalurkan bantuan Anda kepada pihak keluarga Ardiyanto. Terima kasih Sahabat. Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan pahala yang berlimpah.

Riwayat Donasi (305 Donatur)
Loading...
Dana Terkumpul
Rp 18.930.406
dari target Rp. 50.000.000
Riwayat Donasi (305 Donatur)
Loading...
Lihat Semua   ->