Bantu Dilira, Anak Petani Pedalaman Sumsel Melawan Hydrocephalus

Bantu Dilira, Anak Petani Pedalaman Sumsel Melawan Hydrocephalus

Rp 113.644.638
dari target Rp 200.000.000
56.82% Tercapai
Sisa Waktu 9 Hari

Deskripsi Program

Ini anak kami, namanya Dilira Rimasta. Ia adalah kakak bagi 2 adiknya yang masih kecil. Sejak lahir, ia memiliki berbagai kondisi khusus yang membuat kami tergores hati. 

Putri pertama kami lahir dengan hydrosephalus dan sindrom hemagioma. Sindrom hemagioma membuat kulitnya melepuh seperti stroberi. Beruntung, ia tidak kesakitan karena sindrom itu, hanya saja mata kirinya jadi sedikit terganggu. 

Tapi gapapa, alhamdulillah yang satunya masih bisa melihat. Saya dan istri sangat bersyukur. 

Saat ini hydrocephalusnya semakin parah. Akhir-akhir ini ia sering kejang hingga tubuhnya sangat lemas. Putri kami yang seharusnya sudah merasakan bangku sekolah pun tak bisa apa-apa. Setiap hari kami memandangnya penuh harap, ada keajaiban untuk Dilira. 

Kami berusaha membawanya berobat dengan sedikit tabungan dari bertani. Penghasilan Rp1.000.000 per bulan saya sisihkan untuk ikut BPJS Mandiri. Berharap bisa menjadi jalan untuk kesembuhan Dilira. Namun setelah operasi pertama kemarin, uang kami habis dan tak cukup untuk pemeriksaan bulanan. 

Maklum, kami tinggal jauh di pedalaman Desa Karang Dapo I, Kec. Karang Dapo, Kab. Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan (Sumsel). Untuk biaya keluar desa saja sudah mahal. Kami pun tak bisa memberikan semua kebutuhan Dilira. 

Saat terakhir kali kami periksa ke RSUD Rupit Musi Rawas Utara (Muratara) dokter menyarankan kami untuk berobat ke Palembang karena kondisi Dilira kini sudah semakin parah dan membutuhkan fasilitas yang lebih lengkap. Namun, rujukan tersebut belum kami gubris lantaran kami sudah kehabisan dana. 

Dilira, sulungku yang cantik. Semoga kamu selalu kuat melewati berbagai ujian. Meskipun kamu masih kecil dan tak seharusnya merasakan pahitnya hidup.
----

Bagi Dilira dan keluarganya yang tidak mampu, berat sekali untuk terus berobat karena uang mereka sudah terkuras habis untuk pengobatan-pengobatan sebelumnya. 

Sahabat, ayo bantu perjuangan Dilira dan orangtua dengan membagikan sebagian kelebihan yang Anda miliki.

 

Insan Bumi Mandiri
(022) 205 251 84
Komplek Setra Dago
Jl.Setra Dago Barat No. 25 Antapani, Bandung

Kantor Insan Bumi Mandiri Cabang Sumatera
Jl. Waringin Lintas Kel. Puncak Kemuning,
RT 04 Kec. Lubuk Linggau Utara 2,
Kota Lubuk Linggau, Sematera Selatan.

SMS/WA Konfirmasi:
0813 2460 7225
0812 2145 114
0896 9900 1125


Selengkapnya  
Lebih Sedikit  

Berita Terbaru

Senin, 30 Maret 2020 : Pandemi Covid-19, Pemeriksaan Dilira Tertunda

Halo Sahabat Pedalaman!

Terima kasih banyak atas bantuan yang telah Anda berikan untuk Dilira. Semoga Allah membalasnya dengan pahala yang berlimpah. Aamiin.

3 Maret 2020, Dilira dirawat intensif di RSUD Rupit, Kab. Musi Rawas Utara. Namun, kondisi Dilira masih lemah. Dokter dan keluarga pun ingin secepatnya merujuk Dilira ke RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Namun, kondisi Dilira menjadi memburuk, akhirnya pengobatan ke Palembang pun ditunda.