BANTU FAUZAN UNTUK BISA MELIHAT LAGI..

BANTU FAUZAN UNTUK BISA MELIHAT LAGI..

Rp 441.471.39..006
dari target Rp 30.000.000
100% Tercapai
Sisa Waktu 0 Hari

Deskripsi Program

Sahabat, pernahkah merasakan sakitnya terjatuh? Lima tahun lalu, saat usiaku baru dua tahun, aku pernah jatuh. Sejak saat itu pandanganku mulai buram.

 

Kalau berjalan, pasti aku menabrak tembok atau dinding. Karena itu teman-teman jadi sering menertawaiku. Aku pun malu dan akhirnya berhenti sekolah. Padahal, aku juga ingin sekolah seperti temanku yang lain.

Oh iya Sahabat, kenalkan, namaku Fauzan. Aku tinggal di Desa Rai, Kec. Sape, Nusa Tenggara Barat.

 

Sebenarnya tahun kemarin Ayah dan Ibuku sudah mengantarku ke rumah sakit untuk periksa sekaligus operasi mataku. Untuk membiayai pengobatanku, ayah menjual motor tua miliknya.

 

Rupanya aku masih harus kontrol penyakitku, tapi ayah dan ibu tidak punya biaya lagi. Sekarang seluruh pandanganku mula buram lagi. Aku ingin bisa melihat lagi dan bisa bersekolah dengan teman sebayaku. Doakan aku ya Sahabat 😊

---

Ayo Sahabat, bantu Fauzan supaya bisa melakukan pengobatan dan bisa melihat lagi dengan membagikan sebagian kelebihan yang Anda miliki.

 

Anda juga dapat membantu dengan membagikan kiriman ini ke seluruh kontak dan media sosial yang Anda miliki.

 

Insan Bumi Mandiri
(022) 205 251 84
Komplek Setra Dago
Jl.Setra Dago Barat No.25 Antapani, Bandung 

SMS/WA Konfirmasi:
0813 2460 7225


Selengkapnya  
Lebih Sedikit  

Berita Terbaru

Senin, 16 September 2019 : TERIMA KASIH, KINI FAUZAN BISA MELIHAT

Halo Sahabat!

Terima kasih atas bantuan yang diberikan untukku. Alhamdulillah kini aku bisa melihat lagi dengan jelas. Semoga Allah membalas kebaikan Sahabat dengan pahala yang banyaak. Aamiin.

Mata kanan dan kiriku telah dilaser dokter di RSUP Sanglah, Bali. Soalnya saraf mataku bermasalah. Setelah dilaser, lensa mataku yang keruh sekarang sudah jadi bersih loh!

Alhamdulillah aku bisa melihat dengan jelas dan tidak menabrak tembok atau dinding. Aku pun tak malu lagi nanti jika bermain sama teman-teman dan bisa kembali bersekolah. Oiya, kata dokter, aku harus memakai kacamata khusus ini untuk menghindari radiasi cahaya matahari.

Sekarang aku masih di Bali dan belum bisa pulang ke Desa Rai, Kec. Sape, Nusa Tenggara Barat (NTB), karena masih menunggu pengobatan mata adikku, Feminia.

--

Sahabat, kebaikan Anda jangan berhenti di Fauzan, mari kita bantu juga Syamsudin (9 tahun) yang lumpuh sejak lahir. Untuk melakukan aktivitas sehari-hari di rumahnya Desa Beangonong, NTT, Syamsudin harus digendong ibunya.

Anda bisa membantu Syamsudin dengan cara klik di sini.

Jumat, 05 Juli 2019 : FAUZAN MENGALAMI GANGGUAN SARAF MATA

Halo Sahabat! 

Namaku Fauzan. Aku bersama ayah dan ibu tinggal di Desa Rai, Kec. Sape, Nusa Tenggara Barat (NTB). Lima tahun lalu, aku terjatuh dan mengakibatkan pandangan mataku buram.  

Dulu aku pernah melakukan operasi dan dokter memasangkan lensa pada mataku. Hasil pemeriksaan pertama pasca operasi, lensa yang dipasang ternyata menjadi keruh dan bergeser.

Saat ini, aku melakukan pemeriksaan ke-2 di RSUP Sanglah, Bali. Kata dokter, pergeseran lensa itu mengakibatkan gangguan saraf mataku. 

Akhirnya dokter pun melakukan tindakan dengan melaser mata kananku. Rencananya, aku akan melakukan pemeriksaan kembali satu minggu ke depan. Jika hasil laser mata kananku menunjukkan hasil yang bagus, dokter akan melaser mata kiri. 

Terima kasih Sahabat, telah membantu aku melakukan pengobatan mata. Semoga Allah membalasnya berkali-kali lipat. 
-- 
Mari bantu terus Fauzan supaya bisa melihat lagi dan bisa bersekolah dengan teman sebayanya. 

Selasa, 02 Juli 2019 : LENSA MATA FAUZAN KERUH DAN BERGESER

Halo Sahabat! 

Perkenalkan namaku Fauzan. Aku bersama ayah dan ibu tinggal di Desa Rai, Kec. Sape, Nusa Tenggara Barat (NTB). Lima tahun lalu, aku terjatuh dan mengakibatkan pandangan mataku buram. Kini, aku pun berhenti sekolah karena malu sering ditertawakan karena sering menabrak tembok.

Dulu ayahku menjual motornya untuk melakukan operasi pada mataku. Setelah operasi, ternyata aku masih harus melakukan kontrol, tapi ayah dan ibu tidak punya biaya lagi. 

Alhamdulillah Allah mengabulkan doa ayah dan ibu supaya bisa kontrol lagi. Melalui bantuan dari Sahabat semuanya, aku telah melakukan pemeriksaan ke poli mata RSUP Mataram dan RSUP Sanglah, Bali. 

Pertama aku periksa ke RSUP Mataram. Kata dokter, lensa yang dipasang saat operasi ternyata keruh dan bergeser. Aku pun dirujuk ke RSUP Sanglah, Bali untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Selanjutnya aku akan melakukan pemeriksaan ke-2 di RSUP Sanglah, Bali. Dokter ingin mengetahui apakah pergeseran lensa itu mengakibatkan gangguan saraf mata atau tidak. Jika positif, maka mataku akan dilaser. 

Terima kasih Sahabat, akhirnya aku bisa melakukan kontrol ke dokter. Semoga Allah memberikan kesehatan kepada Sahabat. 

-- 

Mari bantu terus Fauzan supaya bisa melihat lagi dan bisa bersekolah dengan teman sebayanya. 


Selengkapnya  
Lebih Sedikit  

Riwayat Donasi

Loading...

Lihat Semua  
X

Riwayat Donasi


Loading...

Tutup

Facebook WhatsApp