:

BANTU PERJUANGAN PAK HAMSI, 11 TAHUN LAWAN STROKE

Penyakit stroke menjadi ujian bagi Pak Hamsi dan keluarga. Sejak 2007 silam, keluarga kecil dari Pulau Longos, Manggarai Barat, NTT ini harus menerima kenyataan jika Pak Hamsi divonis stroke berat. 
Pak Hamsi yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan pukat harus ikhlas meninggalkan mata pencahariannya karena fisiknya tak lagi sehat seperti dulu. 
Tangan kanan Pak Hamsi yang awalnya tak dapat digerakkan, kini lama-kelamaan mengecil dan bengkok. Hingga saat ini tangan kanan Pak Hamsi sangat sulit digerakkan.
Pak Hamsi harus kehilangan sumber mata pencahariannya sebagai nelayan pukat. Untuk menafkahi kelima anaknya, keluarga ini bergantung dari hasil jual kue istri Pak Hamsi dengan penghasilan yang tak menentu. 
Keluarga Pak Hamsi harus berjuang ekstra karena kelima anaknya masih harus dinafkahi. Anak-anak mereka bahkan harus mencari teripang saat malam untuk membantu perekonomian keluarga.
Pak Hamsi ingin sekali bisa sembuh agar bisa sehat dan kembali mencari nafkah untuk keluarganya.
“Saya ingin sekali sembuh, saya ingin sekali bisa kembali bekerja, mencari uang dan menafkahi keluarga. Saya tidak tega melihat istri dan anak-anak saya harus banting tulang mencari uang,” ujar Pak Hamsi dengan penuh kesedihan.

Stroke Pak Hamsi hingga kini memang belum pulih. Selama bertahun-tahun Pak Hamsi hanya bisa berobat seadanya dengan obat-obatan herbal yang dapat ia jangkau. 
Mari kita bantu pengobatan Pak Hamsi agar beliau bisa kembali beraktivitas dan kembali mencari nafkah untuk keluarganya.
Insan Bumi Mandiri
(022) 205 251 84
Komplek Setra Dago
Jl.Setra Dago III No.16 Antapani, Bandung 

Kantor Insan Bumi Mandiri Cabang Manggarai Barat NTT
Kompleks BTN, belakang Musala Darussalam,
Kel. Labuan Bajo, Kab. Manggarai Barat, NTT

SMS/WA Konfirmasi:
0813 2460 7225

Pak Hamsi menderita stroke sejak 2007. Kini, bapak dari 5 orang anak ini tak dapat banyak beraktivitas karena tangan kanannya bengkok dan tak bisa digerakkan.


SUMUR AIR BERSIH UNTUK WARGA KAMPUNG NOKO

Saatmusim kemarau tiba, warga di Kampung Noko, Desa Bileon, Kec. Fautmolo Kab.Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) akan kesulitanm...

Bantu Sekarang

AYO BANTU RENOVASI PONDOK SATU-SATUNYA SONDO, NTB

PondokPesantren Ukhwa Islamiah, satu-satunya pondok pesantren di Dusun Sondo, DesaSanolo, Kec. Bolo, Kab. Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). 11 tahun...

Bantu Sekarang

BANTU PERLUAS MASJID NURUL IMAN DUSUN TENGAH NTB

MasjidNurul Iman, sebuah masjid kecil di Dusun Tengah, Desa Marada, Kec. Huu, Kab.Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Berbanding terbalik dengan ukura...

Bantu Sekarang

ANAK-ANAK DUSUN 5 SUMSEL BUTUH SEKOLAH YANG LAYAK

Sahabat masih ingatdengan Ustadz Abu Hasan? Ustadz yang berdakwah tanpa kenal lelah ini adalahkepala sekolah di Madrasah Diniyah Miftahul Jannah.Mad...

Bantu Sekarang

BANTU MUKTI, BAYI PENDERITA HYDROCEPHALUS

Hai Sahabat!Namaku Mukti Alfarizi.Enam bulan yang lalu, aku baru lahir ke bumi ini. Namun, tidak sepertiteman-temanku yang lain, aku lahir dengan...

Bantu Sekarang

BANGUN JEMBATAN DI KAMPUNG WURING, NTT

Warga Kampung Wuring,Kelurahan Wolomarang, Kec. Alok Barat, Kab. Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT)tidak mempunyai akses jalan beraspal di daerah mere...

Bantu Sekarang

BANTU PAK TAMRIN BERJUANG MELAWAN TUMOR TIROID

Di usianya yang ke-47 tahun, Pak Tamrinhanya tinggal berdua dengan istrinya di Dusun Tente, Desa Dore Bara, KecamatanDompu, Kabupaten Dompu, Nusa Te...

Bantu Sekarang

BANGUN KEMBALI RUMAH PAK GUNTUR YANG TERBAKAR

Malam akhir bulan Januari menjadi momenmengerikan bagi keluarga Pak Guntur. Pukul 9 malam, kobaran api membakar habisrumah Pak Guntur di Dusun Timua...

Bantu Sekarang

BANTU FITRIANI BERJUANG LAWAN INFEKSI KULIT MENAHUN

Halo Sahabat!Salam kenal, namaku Fitriani. Aku sekarangberusia 12 tahun dan bersekolah di kelas 5 SD. Ayah dan Ibuku sudah tidak ada.Kini, aku tin...

Bantu Sekarang