Beasiswa untuk Yatim Berprestasi..

Beasiswa untuk Yatim Berprestasi..

Rp 18.717.707
dari target Rp 300.000.000
6.24% Tercapai
Sisa Waktu 97 Hari

Deskripsi Program

Setelah ayahnya meninggal, Mustika merasa punya tanggung jawab akan ibu dan ketiga adiknya. Padahal, ia juga masih punya mimpi untuk lanjut kuliah dan menjadi perawat sukses.

---

Mustika dan ketiga adiknya baru saja berduka karena kepergian ayah tercintanya sejak Mei lalu. Pendidikan mereka pun terancam harus berhenti sejak saat itu.

Terang saja, sang ibu tak kuasa membiaya 4 orang anaknya bersekolah. Mereka saja hanya tinggal di rumah sederhana yang rentan roboh di Lemes, Desa Macang Tanggar, Kec. Komodo, Kab. Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Padahal, Ajan, adik pertama sudah hafal 10 juz dan punya segudang prestasi lain. Riadi, adik keduanya pun demikian. Mustika juga aktif mengikuti perlombaan dan punya segudang penghargaan.

Sahabat, jangan biarkan mimpi 4 yatim berprestasi ini hilang karena keterbatasan. Ayo bantu mereka bisa mengejar mimpi. 


Insan Bumi Mandiri

(022) 205 251 84
Komplek Setra Dago
Jl.Setra Dago Barat No.25 Antapani, Bandung

Kantor Cabang Insan Bumi Mandiri NTT
Mekar Indah RT.001/RW.006 Kelurahan Kalabahi Timur
Teluk Mutiara, Kab. Alor, Nusa Tenggara Timur

SMS/WA Konfirmasi:
0813 2460 7225
0812 2145 114
0896 9900 1125


Selengkapnya  
Lebih Sedikit  

Berita Terbaru

Rabu, 23 September 2020 : Kegiatan Mustika Selama Pandemi

Halo, Sahabat Pedalaman

Kebaikan Anda telah sampai untuk 4 yatim bersaudara di Dusun Lemes, Desa Macang Tanggar, Kec. Komodo, Kab. Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Mereka sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Anda, juga mendoakan agar Anda senantiasa dalam kesehatan dan kesejahteraan.

Mustika, sang anak sulung, kini telah memasuki semester 3 di STIKES Surya Global Yogyakarta. Akan tetapi, pandemi membuat ia harus kembali untuk sementara ke rumahnya di pedalaman NTT.

Sambil mengisi waktu luang, ia tetap belajar mandiri dan membantu ibunya mengajar ngaji anak-anak yang datang ke rumahnya setiap sore.

Alhamdulillah, sekarang Mustika sudah bisa kembali ke Yogyakarta untuk menuntut ilmu. Sebelum berangkat, ia melakukan rapid test dan hasilnya non reaktif.