Berusia 53 Tahun, Bangun Kembali Masjid Wae Raja di Pedalaman NTT..

Berusia 53 Tahun, Bangun Kembali Masjid Wae Raja di Pedalaman NTT..

Rp 108.975.209
dari target Rp 250.000.000
43.59% Tercapai
Sisa Waktu 36 Hari

Deskripsi Program

"Bangunan masjid ini sudah tua, kayunya sudah lapuk, lantainya pun sudah rusak." - Warga Kampung Wae Raja
———

 

Terletak jauh di pedalaman Nusa Tenggara Timur (NTT), Kampung Wae Raja merupakan bagian dari Desa Nanga Bere, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat.

Butuh waktu 3 jam untuk menuju Kampung Wae Raja dari kota kecamatan. Bahkan jika dari kota kabupaten lebih jauh lagi, diperlukan 7 jam perjalanan.

Jauhnya akses untuk menjangkau fasilitas yang lebih baik tak menyurutkan semangat warga Kampung Wae Raja dalam beribadah. Pada tahun 1977, warga membangun masjid pertama mereka secara swadaya.

53 tahun berlalu, banyak hal yang berubah, generasi yang lebih tua digantikan oleh generasi yang lebih muda. Sayangnya, hal yang sama tak berlaku bagi masjid mereka.

Usia masjid yang bernama Baiturrahman itu sudah semakin renta, tapi belum juga diperbaharui. 

Warga bukannya tidak peduli dengan kondisi masjid mereka. Tapi apa daya, penghasilan mereka sebagai petani yang tak seberapa membuat mereka tak bisa berbuat banyak.

Kini masjid yang menampung 120 jamaah setiap harinya itu kondisinya sudah menyedihkan. Kayunya sudah lapuk, lantainya pun sudah rusak dan retak.

Karena kondisinya yang tidak memungkinkan, warga Kampung War Raja terkadang harus berjalan sejauh 7 kilometer untuk beribadah di kampung lain.

Sahabat, mari bantu warga Kampung Wae Raja membangun kembali masjid mereka.

 

---

Kantor Utama Insan Bumi Mandiri
Kompleks Setra Dago
Jl. Setra Dago Barat No. 25, Antapani, Bandung
(022) 205 251 84

Kantor Insan Bumi Mandiri Cabang Manggarai Barat, NTT
Kompleks BTN, belakang Mushola Darussalam, Kel. Labuan Bajo, Kab. Manggarai Barat, NTT

SMS/WA Konfirmasi:
0813 2460 7225
0812 2145 114
0896 9900 1125


Selengkapnya  
Lebih Sedikit  

Berita Terbaru

Senin, 22 Maret 2021 : Peletakan Batu Pertama Masjid Wae Raja 

Assalamu’alaikum, Sahabat

Masjid Baiturrahman adalah masjid pertama dan satu-satunya di Kampung Wae Raja, Desa Nanga Bere, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Warga mendirikannya pada tahun 1977 dengan berswadaya dari sumber daya yang sangat terbatas.

Hingga 53 tahun berlalu, masjid yang terbuat dari kayu dan seng itu pun semakin banyak kerusakannya. Padahal, lebih dari 100 jamaah kerap beribadah di sana.

Alhamdulillah, bantuan Sahabat semua datang dan membuat Masjid Wae Raja bisa direnovasi. Warga sangat bahagia, dan mereka pun segera mengumpulkan material untuk membuat bangunan masjid yang baru.

Awal Maret lalu, akhirnya warga melakukan peletakan batu pertama Masjid Wae Raja sambil doa bersama agar pembangunan masjid bisa berjalan dengan lancar.

Setelah itu, warga melanjutkannya dengan membuat fondasi dan kini fondasi tersebut akan memasuki tahap pengecoran tiang.

Jazakumullah khairan katsiran, Sahabat! Setiap kebaikan Anda demi terwujudnya masjid yang layak di Kampung Wae Raja ini, insya Allah akan berbuah rumah di surga buat Anda kelak. Aamiin.

Mari klik di sini untuk terus bergabung dalam kebaikan pembangunan masjid di pedalaman Wae Raja!

Selasa, 23 Februari 2021 : Kendala Cuaca Menghalangi Pembangunan Masjid Wae Raja

Assalamu’alaikum, Sahabat

Jazakumullah khairan katsiran telah mengirimkan sedekah terbaik Anda untuk memperbaiki masjid tua di Kampung Wae Raja, NTT. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan kasih sayangNya selalu untuk Anda sekeluarga. Aamiin.

Sudah 53 tahun Masjid Baiturrahman berdiri, menemani generasi ke generasi warga Wae Raja yang terus berganti. Hingga saat ini, sekitar 120 jamaah rutin meramaikan masjid.

Sayangnya, ibadah tak lagi nyaman karena masjid yang sudah tua dan rusak. Alhamdulillah kebaikanmu hadir membawa harapan bagi mereka untuk bisa memiliki masjid yang layak.

Meski begitu, ternyata cuaca di Kampung Wae Raja sedang tidak ramah. Hujan yang terus menerus turun membuat renovasi belum bisa dilakukan dan pembelian material menjadi terhambat.

Jalur darat maupun jalur laut pun ditempuh demi sampainya material di lokasi Masjid Baiturrahman. Alhamdulillah, beberapa material akhirnya bisa tersedia seperti pasir, batu, semen, dan juga besi.

Ke depannya warga akan melakukan peletakan batu pertama terlebih dahulu, kemudian menyerahkan amanah kepada tukang bangunan untuk segera mulai mengerjakan fondasi masjid.

Mohon doanya ya, Sahabat, agar renovasi Masjid Wae Raja dapat segera berjalan. Apalagi Ramadhan sebentar lagi datang, warga tentu ingin beribadah dengan nyaman.

Selain mengirimkan doa terbaik, Anda juga bisa kembali mengirimkan sedekah terbaik dengan klik di sini.


Selengkapnya  
Lebih Sedikit  

Riwayat Donasi

Loading...

Lihat Semua  
X

Riwayat Donasi


Loading...

Tutup

Facebook WhatsApp