:

BANGUN MASJID PERTAMA DI BUKIT SINGURA SULTENG


Pernah coba jalan kaki 5 km untuk shalat berjamaah di masjid? 
Pasti sangat melelahkan dan memakan waktu yang lama. Apalagi jika jalannya berbukit-bukit. Begitulah kondisi yang dirasakan oleh saudara muslim kita di pedalaman Bukit Indah Singura, Kec. Toribulu, Kab. Parigi Moutong, Sulteng. Hingga saat ini, lebih dari 30 KK muslim harus berjalan naik turun bukit setiap hari untuk menuju masjid.
Pak Musa, salah satu warga setempat menuturkan, selama ini belum pernah ada satu pun masjid yang di bangun di atas Bukit Singura. Padahal, mayoritas warga di sana adalah muslim. Warga Bukit Singura sangat mendambakan adanya masjid bisa berdiri tegak di sekitar rumah mereka.
Selain harus menyusuri bukit yang naik turun, ketika musim penghujan jalanan menjadi sangat licin dan cukup berbahaya untuk dilewati. Saat Ramadhan, sulit sekali jika harus naik turun bukit untuk tarawih berjamaah di masjid. Akhirnya, muslim setempat biasa shalat tarawih berjamaah di rumah Pak Musa. 
"Adanya masjid di Bukit Singura ini pasti akan memudahkan warga untuk shalat berjamaah, terutama saat bulan Ramadhan," ujar Pak Musa.
Mari berikan kontribusi terbaik kita demi tegaknya rumah Allah yang pertama di Bukit Singura. 
Doa dan bantuan dari kita akan mewujudkan mimpi puluhan muslim di sana.
“Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” (HR. Ibnu Majah)

Insan Bumi Mandiri
(022) 205 251 84
Komplek Setra Dago
Jl.Setra Dago III No.16 Antapani, Bandung 

SMS/WA Konfirmasi:
0813 2460 7225

Tak ada satu pun masjid di Bukit Singura, Sulteng. Jika ingin shalat Jum’at, mereka harus menuruni bukit. Saat tarawih, mereka shalat di rumah warga


SUMUR AIR BERSIH UNTUK WARGA KAMPUNG NOKO

Saatmusim kemarau tiba, warga di Kampung Noko, Desa Bileon, Kec. Fautmolo Kab.Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) akan kesulitanm...

Bantu Sekarang

AYO BANTU RENOVASI PONDOK SATU-SATUNYA SONDO, NTB

PondokPesantren Ukhwa Islamiah, satu-satunya pondok pesantren di Dusun Sondo, DesaSanolo, Kec. Bolo, Kab. Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). 11 tahun...

Bantu Sekarang

BANTU PERLUAS MASJID NURUL IMAN DUSUN TENGAH NTB

MasjidNurul Iman, sebuah masjid kecil di Dusun Tengah, Desa Marada, Kec. Huu, Kab.Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Berbanding terbalik dengan ukura...

Bantu Sekarang

ANAK-ANAK DUSUN 5 SUMSEL BUTUH SEKOLAH YANG LAYAK

Sahabat masih ingatdengan Ustadz Abu Hasan? Ustadz yang berdakwah tanpa kenal lelah ini adalahkepala sekolah di Madrasah Diniyah Miftahul Jannah.Mad...

Bantu Sekarang

BANTU MUKTI, BAYI PENDERITA HYDROCEPHALUS

Hai Sahabat!Namaku Mukti Alfarizi.Enam bulan yang lalu, aku baru lahir ke bumi ini. Namun, tidak sepertiteman-temanku yang lain, aku lahir dengan...

Bantu Sekarang

BANGUN JEMBATAN DI KAMPUNG WURING, NTT

Warga Kampung Wuring,Kelurahan Wolomarang, Kec. Alok Barat, Kab. Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT)tidak mempunyai akses jalan beraspal di daerah mere...

Bantu Sekarang

BANTU PAK TAMRIN BERJUANG MELAWAN TUMOR TIROID

Di usianya yang ke-47 tahun, Pak Tamrinhanya tinggal berdua dengan istrinya di Dusun Tente, Desa Dore Bara, KecamatanDompu, Kabupaten Dompu, Nusa Te...

Bantu Sekarang

BANGUN KEMBALI RUMAH PAK GUNTUR YANG TERBAKAR

Malam akhir bulan Januari menjadi momenmengerikan bagi keluarga Pak Guntur. Pukul 9 malam, kobaran api membakar habisrumah Pak Guntur di Dusun Timua...

Bantu Sekarang

BANTU FITRIANI BERJUANG LAWAN INFEKSI KULIT MENAHUN

Halo Sahabat!Salam kenal, namaku Fitriani. Aku sekarangberusia 12 tahun dan bersekolah di kelas 5 SD. Ayah dan Ibuku sudah tidak ada.Kini, aku tin...

Bantu Sekarang