Perahu untuk Pak Guru..

Perahu untuk Pak Guru..

Rp 1.730.338
dari target Rp 500.000.000
0.35% Tercapai
Sisa Waktu 47 Hari

Deskripsi Program

Kabupaten Alor merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Nusa Tenggara Timur yang terletak di bagian timur laut. Kabupaten Alor terdiri dari tiga pulau besar dan enam pulau kecil yang saat ini ada penghuninya, diantaranya Pulau Pura, Pulau Ternate dan Pulau Buaya. Sebelas pulau lainnya tidak berpenghuni.

 

PERJUANGAN PAK GURU

Berenang di lautan

Sebuah pemandangan yang tentu tidak biasa bagi kita, menyaksikan seorang guru harus berenang di lautan untuk mengajar menemui murid- muridnya.

Tapi.. begitulah adanya..

Dalam sebuah perjalanan laut di Nusa Tenggara Timur, seorang Bapak meminta izin menumpang perahu yang sengaja kami sewa. Tentu saja kami tidak keberatan dan mempersilahkan beliau menumpang.

Hingga perahu kami mendekat ke suatu pantai, sang Bapak mohon diri untuk turun dan mempersilahkan kami melanjutkan perjalanan.

Mungkin karena sungkan dan tak ingin merepotkan kami atau memang sudah terbiasa.., entahlah..yang jelas beliau pun berenang ke tepi pantai yang jaraknya masih jauh sambil berusaha mengangkat tasnya ke atas agar tidak basah.

Kami baru menyadari, tidak banyak bahkan sangat jarang di daerah kepulauan ini dimana mayoritas penduduknya adalah nelayan yang memiliki tas seperti yang beliau bawa.

Kami bertanya- tanya.. siapakah beliau?

"Bapak itu guru.. pulang mengajar" kata seseorang di sebelahku.

Ya Allah, luar biasa perjuangan guru- guru di sini...

Yuk patungan bantu Pak Guru dan anak2 di Pulau Pura dan sekitarnya untuk memiliki perahu yang akan mengantarnya pergi belajar ke sekolah dan mengaji..

Sekilas tentang Pulau Pura di Kabupaten Alor, NTT

 

Sebelah selatan wilayah ini berbatasan dengan selat Ombay dan negara tetangga Timor Leste.

Secara geografis, kondisi daerah ini merupakan daerah pegunungan tinggi yang dikelilingi oleh lembah-lembah dan jurang-jurang.

63.94 % dari wilayah di Kabupaten Alor merupakan daerah dengan kemiringan lebih dari 40º

Kabupaten Alor termasuk dalam daerah dengan keadaan iklim semiarid sehingga terjadi pergantian musim yang periodenya tidak seimbang, yaitu musim hujan yang singkat selama 3–5 bulan dan musim kemarau yang panjang 7-8 bulan.

Beginilah kondisi kebun jagung dan sawah di Pulau Pura yang kering saat kami kunjungi.

Setiap hari, warga harus menunggu air merembes dari celah-celah batu di sumur satu-satunya dekat tepi pantai di Dusun Timuabang, Pulau Pura untuk mendapatkan air dan mengangkutnya ke atas dimana rumah mereka berada.

 

Di Pulau Pura, untuk memfasilitasi pendidikan 5.144 penduduknya, baru tersedia 8 sekolah tingkat dasar dan 2 sekolah tingkat menengah pertama. Untuk sekolah tingkat SMA belum tersedia.

Untuk Dusun Timuabang sendiri, Madrasah Ibtidaiyah Swata Darussalam adalah satu-satunya sekolah yang ada.

Perlu diketahui juga bahwa karena infrastruktur perjalanan darat belum memungkinkan untuk dilalui kendaraan, maka perahu masih tetap menjadi pilihan anak- anak usia sekolah untuk menuntut ilmu di sini.

Baik untuk menuju dusun lain tempat sekolah SMP berada misalnya, maupun menuju pulau lain untuk menuju SMA yang memang belum ada di pulau Pura ini.

Dengan demikian, bantuan berupa perahu untuk sekolah benar- benar sangat dibutuhkan.

Yuk patungan bantu Pak Guru di Pulau Pura dan sekitarnya untuk memiliki perahu yang akan mengantarnya pergi mengajar ke sekolah


Telp (022) 205 251 84 / 0812 214 5114

Jl. Subang no.59 Bandung

www.insanbumimandiri.org

 

 


Selengkapnya  
Lebih Sedikit  

Berita Terbaru

Jumat, 19 Oktober 2018 : SISWA SMA PEMANA TELAH GUNAKAN PERAHU BARU

Puluhan siswa SMA Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) harus menumpang ke sampan kecil milik nelayan untuk menuju sekolah mereka. Sehingga para siswa harus menginap di rumah warga sekitar supaya tidak ketinggalan sampan. Alhamdulillah, atas doa dan dukungan Sahabat Pedalaman, pembangunan perahu untuk siswa SMA Pemana telah selesai. Siswa bergotong royong melakukan pengangkutan perahu ke laut. Saat ini, mereka telah menggunakannya untuk pergi ke sekolah. Dalam sekali berangkat, perahu ini mampu mengantarkan sekitar 20 siswa. Selain SMA Pemana, perahu juga akan digunakan oleh siswa di sekolah-sekolah yang berada di Pulau besar (Dusun Nele, Loang, Lobantour, Dusun Karang, Margajong, Wailago dan kampung sekitarnya), Pulau Perumaan, dan Pulau Semparong. Sekolah-sekolah tersebut di antaranya: 1. SMPN 4 Maumere di Pulau Besar. 2. SMPN Satap Sukun di Pulau Semparong. 3. SMPS Pemana di Pulau Pemana. 4. MTs Nur Muhammad di Pulau Pemana. 5. MTs Muhammadiyah di Pulau Parumaan. 6. MTs Nur Wahid di Pulau Pemana. Terima kasih kepada Sahabat Pedalaman atas doa dan dukungannya sehingga perahu untuk SMA Pemana telah selesai dibuat. Semoga Allah melapangkan rezeki Sahabat.. Mari kita bantu siswa di daerah pedalaman lainnya untuk memiliki perahu. Sahabat juga bisa ikut membantu mereka melalui link berikut https://insanbumimandiri.org/perahu-pendidikan

Ahad, 30 September 2018 : PEMBUATAN PERAHU SIKKA MENCAPAI 90%

Puluhan siswa SMA Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) harus menumpang ke sampan kecil milik nelayan untuk menuju sekolah mereka. Para siswa harus menginap di rumah warga sekitar supaya tidak ketinggalan sampan. Alhamdulillah berkat doa dan dukungan sahabat, pembuatan perahu untuk siswa SMA Pulau Pemana masih terus berjalan. Saat ini, proses pembuatan sudah sampai tahap finishing yaitu memperhalus dan mengecat pada badan perahu. Selanjutnya, tahap yang akan dilakukan yakni pemasangan mesin, tapi untuk sementara waktu masih terhenti karena menunggu pengiriman. Mesin telah dipesan dan akan dikirim dari Kota Surabaya. Terima kasih kepada Sahabat Pedalaman yang telah memberikan dukungan untuk proses pembuatan perahu bagi siswa SMA Pulau Pemana. Bantuan yang sahabat berikan pasti akan sangat bermanfaat bagi para siswa SMA. Semoga Allah membalas dengan kebaikan yang berlipat. Mari kita bantu guru-guru di pedalaman lainnya untuk mendapatkan perahu.

Selasa, 31 Juli 2018 : PENEBALAN LAMBUNG PERAHU SMA PEMANA, SIKKA

?Setiap paginya 65 siswa SMA Pemana, Kab. Sikka, NTT mengantre di dermaga untuk menyeberang pulau menuju sekolah. Sekali pemberangkatan, mereka harus merogoh kocek sebesar Rp15.000,-. Alhamdulillah berkat doa dan dukungan dari Sahabat Pedalaman, kini pembuatan perahu untuk mereka sedang dikerjakan. Saat ini, proses pembuatan perahu sedang masuk tahap pembuatan lambung perahu. Proses penebalan lambung perahu dilakukan secara berulang-ulang agar perahu bisa kuat menghadapi gelombang dan lebih awet sehingga bisa digunakan dengan jangka waktu yang lama. Proses penebalan lambung perahu ini memerlukan waktu yang lama. Rencananya awal bulan Agustus 2018, proses pembuatan perahu sudah selesai dan dapat digunakan. Perahu yang sedang dibuat ini, dapat menampung paling banyak 20 orang. Perahu akan digunakan untuk antar jemput siswa di berbagai pulau di Kecamatan Pemana. Pulau-pulau tersebut yakni pulau Perumaan, pulau Semparong, dan pulau Besar yang mencakup Dusun Nele, Loang, Lobantour, Karang, Margajong, Wailago, dan dusun sekitarnya. Selain itu, perahu juga akan digunakan untuk kegiatan operasional SMA Pemana. Jika sewaktu-waktu ada kegiatan dinas pendidikan atau kegiatan lainnya di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, siswa atau guru dapat menggunakan perahu tersebut. Terima kasih banyak kepada Sahabat Pedalaman yang telah memberikan doa dan bantuannya kepada siswa SMA Pemana. Semoga Allah membalasnya berlipat-lipat ganda. Mari kita bantu siswa SMA Pemana untuk memiliki perahu yang akan mengantarnya pergi belajar ke sekolah.

Kamis, 31 Mei 2018 : PENGADAAN MATERIAL PERAHU SMA PEMANA, SIKKA

Proses pembuatan perahu untuk siswa SMA Pemana, Kab. Sikka, NTT berada pada tahap pengadaan material. Bahan yang telah tersedia antara lain tripleks dan kayu yang nantinya akan digunakan sebagai kerangka kapal. Saat ini, warga sedang menunggu bahan lem khusus untuk pembuatan perahu yang dikirim dari Pulau Jawa. Rencananya bahan tersebut akan datang dalam 2 minggu ke depan. Setelah bahan lem tiba, pembuatan perahu akan segera dilakukan. Proses pembuatan perahu memerlukan waktu kurang lebih 3 minggu dihitung sejak semua material telah tersedia. Jazakumullah khairan katsiran kepada Sahabat Pedalaman yang telah memberikan sebagian rezekinya. Semoga Allah memudahkan segala urusan donatur. Mari kita bantu siswa SMA Pemana untuk memiliki perahu yang akan mengantarnya pergi belajar ke sekolah.

Rabu, 18 April 2018 : PERAHU EMBACANG ANGKUT MATERIAL UNTUK MASJID

Alhamdulillah perahu yang telah disalurkan untuk siswa SD Embacang Lama, Kab. Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan dapat digunakan secara produktif oleh warga sekitar. Selain mengantarkan siswa SD Embacang Lama, perahu ini juga digunakan sebagai alat transportasi untuk mengangkut material pembangunan masjid disana. Dengan adanya perahu ini, warga dapat mengurangi biaya transportasi untuk pembangunan masjid. Material bangunan yang diangkut oleh perahu ini di antaranya batu bata, toren air, semen, dan pasir. Setelah perahu tiba, warga bergotong royong mengangkut material tersebut sampai lokasi. Jazakumullah khairan katsiran kepada donatur yang telah membantu program perahu untuk guru sampai saat ini. Semoga Allah memberkahi setiap rezeki para donatur. Mari kita bantu guru-guru di pedalaman lainnya untuk mendapatkan perahu.

Senin, 19 Maret 2018 : PERAHU DI PULAU PURA NTT TAK DAPAT DIGUNAKAN

Perahu yang biasa digunakan siswa dan guru di Pulau Pura, Alor, NTT saat ini tidak dapat dipakai. Perahu mengalami kerusakan pada bagian bawah. Kayu pada bagian bawah sudah rapuh sehingga menyebabkan kebocoran di beberapa titik. Selama proses perbaikan, perahu kini dipindahkan ke darat. Saat ini, warga sedang memperbaiki beberapa bagian bawah perahu. Kecoboran pada bagian bawah perahu akan ditambal dan kayu yang rapuh pun diganti. Namun, warga terkendala dalam mencari kayu yang berkualitas baik. Perahu tercepat di Alor ini memerlukan kayu dengan kualitas yang baik agar dapat bertahan lama. Jauhnya jarak dari Pulau Pura ke tempat produksi kayu menyebabkan pengadaannya menjadi lama. Selain itu, di wilayah Alor saat ini dilanda angin kencang, sehingga proses pengadaan kayu menjadi terhambat. Jazakallah khairan katsiran kepada donatur yang telah membantu program perahu untuk guru. Semoga Allah memberikan kemudahan dalam segala urusan para donatur. Mari kita terus dukung dan bantu warga di Pulau Pura NTT memperbaiki perahunya.

Rabu, 10 Januari 2018 : PERAHU GURU DI PULAU PURA NTT PRODUKTIF

Alhamdulillah perahu guru yang telah disalurkan untuk Dusun Timuabang, Pulau Pura, NTT digunakan secara produktif oleh masyarakat. Setiap kali berangkat sekolah, guru dan murid menaiki perahu tersebut. Dengan adanya perahu ini, perjalanan menjadi aman dan cepat. Perahu ini juga digunakan untuk mengangkut material pembangunan masjid, seperti semen, pasir, dan batu. Perahu guru ini digunakan masyarakat sekitar untuk menyebrang ke Kota Kalabahi. Selain itu, dimanfaakan juga untuk memenuhi kebutuhan sekolah dan pesantren, seperti penyaluran bantuan buku dan Al quran. Mari, kita bantu guru di Pulau Pura, NTT. Jazaakumullah khairan katsiran. Terima kasih banyak kepada donatur yang telah mendoakan dan mendukung program ini. Semoga Allah memudahkan rezeki donatur. Aamiin.

Senin, 11 Desember 2017 : PERAHU UNTUK SISWA EMBACANG TELAH TIBA

Sekarang anak-anak SD Embacang Lama, Kab. Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan sudah tak perlu lagi berjalan sejauh 3 km melewati hutan penuh lintah untuk menuju ke sekolah. Alhamdulillah, dari hasil dana yang telah terhimpun, kini mereka telah memiliki perahu sendiri.. Perahu ini diserahkan kepada Pak Koko Triantoro, salah satu Guru Garis Depan di SD Embacang Lama. Anak-anak SD Embacang Lama sangat bahagia bisa memiliki perahu sekolah sendiri. Dengan adanya perahu ini, para guru dan anak sekolah tak perlu lagi menunggu perahu milik petani karet untuk mereka tumpangi.. Jazaakumullah khairan katsiran atas kepercayaan yang telah dan terus diberikan kepada Insan Bumi Mandiri. Semoga Allah membalas kebaikan bapak dan ibu donatur dengan yang lebih baik dan lebih banyak lagi.

Senin, 15 Mei 2017 : Update 5 - Amanah perahu ke 4 ditunaikan

Alhamdulillah setelah kami melakukan survey ke beberapa lokasi, perahu ke 4 ini kami amanahkan kepada Ustadz Amran, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Swasta Al Awwalul Huda di pulau Longos Nusa Tenggara Timur. Pulau Longos, Nusa Tenggara Timur memang terpencil. Dari Labuan Bajo, Relawan Insan Bumi Mandiri harus menyewa perahu seharga 1,5 juta rupiah dengan waktu tempuh 4 jam. Melihat perjuangan dan komitmen beliau dalam mengabdi demi pendidikan sekolah di pulau terpencil ini, kami mempercayakan perahu ke 4 ini agar bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan madrasah yang beliau bina. Jazaakumullah khairan katsiran atas kepercayaan yang telah dan terus diberikan kepada Insan Bumi Mandiri. Semoga Allah membalas kebaikan bapak dan ibu donatur dengan yang lebih baik dan lebih banyak lagi. Mari kita terus galang bantuan perahu untuk pulau terpencil lain nya..

Jumat, 27 Januari 2017 : Update 4 - Amanah perahu ke 3 ditunaikan

Terima kasih atas kepercayaan yang telah dan terus diberikan kepada Insan Bumi Mandiri.. Alhamdulillah pada bulan Januari 2017 ini telah ditunaikan amanah perahu ke 3 yang diserahkan kepada Ustadz Mubarak, seorang guru mengaji yang tergabung dalam komunitas dai lokal. Kami sempat diajak berkeliling berkunjung ke berbagai wilayah yang dibina oleh beliau sambil menyerahkan bantuan baik berupa buku bacaan maupun bantuan dana ala kadarnya. Menyaksikan komitmen dan kontribusi beliau dalam mendidik masyarakat, Insan Bumi Mandiri mempercayakan perahu ini kepada beliau agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan madrasah- madrasah yang beliau bina. Mari kita terus dukung para guru dan anak- anak di pelosok negeri untuk menimba ilmu, agar kelak mereka dapat membangun kampung halamannya sendiri..

Selasa, 06 Desember 2016 : Update 3 - Amanah perahu ke 2 ditunaikan, Mari lanjutkan

Alhamdulillah, kini datang kesempatan kedua untuk relawan Insan Bumi Mandiri menyampaikan amanah kedua, perahu untuk MIS Darussalam dusun Timuabang Pulau Pura.. Penyerahan perahu ini langsung diterima oleh Pak Guru Kadir sebagai Kepala Sekolah di sana. Betapa bahagianya Pak Guru dan murid-murid di Dusun Timuabang, Desa Maru Pulau Pura. Terlihat dari senyum dan raut wajahnya saat mendapatkan Perahu Sekolah yang telah lama dinantikan.. Ucapan Terima kasih yang tak terhingga kepada Ibu, Bapak serta teman-teman semua yang telah menyisihkan sebagaian rezekinya untuk kebahagiaan anak- anak di pelosok negeri.. Mari kita lanjutkan galang bantuan untuk menghadirkan perahu sekolah bagi pulau- pulau lainnya yang membutuhkan..

Kamis, 24 November 2016 : Update 2 - Satu amanah tertunaikan, Mari terus lanjutkan

Kami sangat takjub dengan animo Ibu, Bapak dan teman- teman semua untuk mewujudkan impian kita bersama, hadirnya Perahu Sekolah yang akan mengantar Pak Guru mengajar tanpa harus berenang lagi.. Dalam waktu lebih kurang 2 bulan dana sudah terkumpul, bahkan terus bertambah melebihi yang telah ditargetkan.. Luar biasaaa ! Terus terang, semangat dari Ibu, Bapak dan teman- teman semua menular kepada kami, relawan Insan Bumi Mandiri :') Sejak kemarin relawan Insan Bumi Mandiri telah tiba di Alor untuk menunaikan amanah membeli Perahu Sekolah yang pertama .. Kami juga telah bertemu dengan Pak Guru, Bapak Ahmad Haris sekaligus mengunjungi sekolah tempat beliau mengajar: MIN Ternate. Ucapan terima kasih tak terkira disampaikan oleh beliau dan para guru lainnya.. Insya Allah perahu ini akan sangat bermanfaat bagi perkembangan pendidikan anak-anak di daerah ini.. Mempertimbangkan besarnya dukungan terhadap pendidikan di Alor, dalam diskusi bersama relawan lokal di sana, kami memberanikan diri untuk tidak hanya menghadirkan satu buah Perahu Sekolah..tetapi merencanakan lebih banyak lagi perahu yang masing- masing akan melayani para guru dan anak-anak sekolah di pulau Buaya, Ternate, Tereweng selain pulau Pura yang telah kami paparkan profilnya sebelumnya. Mari kita terus galang bantuan untuk menghadirkan perahu bagi pulau- pulau lainnya..

Senin, 31 Oktober 2016 : Update 1 - Awal kabar gembira Perahu untuk Pak Guru

Alhamdulillah kami mendapatkan kabar baik bahwa di pelabuhan Alor kecil ada sebuah perahu dengan kondisi baik yang dijual. Spesifikasi nya: Kapal Motor kayu Kapasitas sekitar 8 ton Menggunakan 2 mesin, masing-masing 300PK dan 240 PK Terima kasih para donatur yang telah sukarela berdonasi untuk sukses nya program bantuan Perahu untuk Pak Guru. Semoga cita-cita kita bersama untuk menyediakan perahu sekolah bagi Guru dan anak- anak usia sekolah di sana dapat segera terwujud.


Selengkapnya  
Lebih Sedikit  

Riwayat Donasi

Loading...

Lihat Semua  
X

Riwayat Donasi


Loading...

Tutup

Facebook WhatsApp