YATIM PIATU, SITI JUAL KEMIRI DEMI LANJUT SEKOLAH..

YATIM PIATU, SITI JUAL KEMIRI DEMI LANJUT SEKOLAH..

Rp 29.749.350
dari target Rp 200.000.000
14.87% Tercapai
Sisa Waktu 52 Hari

Deskripsi Program

 

Di Dusun Tinahing, Desa Alila Selatan, Kec Kabola, Kab. Alor NTT, di mana Siti Nurhayati Bain tinggal seorang diri menjalani hidupnya sehari-hari. Siti kecil dilahirkan di Kampung Pisang pada 12 tahun silam. Ayahnya telah meninggal sejak ia masih kecil. Setelah ibunya menikah lagi, Siti pun diasuh oleh kakek dan neneknya.

Mereka merawat Siti dengan penuh sabar dan kasih sayang, hingga Siti bisa bersekolah sampai kelas 5 SD. Saat itu pula, Siti kecil harus menerima takdir yang pedih, kakek dan neneknya meninggalkan dunia ini selama-lamanya.

 

 

 

 

Beruntungnya, Siti masih memiliki seorang paman. Akhirnya Siti pun tinggal bersama pamannya di kaki gunung, Dusun Tinahing, Desa Lawahing. Siti pun kembali melanjutkan sekolah di sana hingga tamat di tahun 2017.

Kini Siti melanjutkan pendidikan ke SMP Awaalah. Ia hidup sendiri di rumah pamannya karena sang paman bekerja di kota. Setiap pulang sekolah, Siti berjalan kaki ke hutan yang jaraknya 2 km untuk mencari kemiri agar bisa dijual. Dalam seminggu, Siti bisa mengumpulkan 3 kg biji kemiri. Kemiri yang sudah dikupas Siti jual ke pengepul seharga Rp 18.000 per kg.

 

 

 

 

Hasil menjual kemiri Siti gunakan untuk kehidupan sehari-hari dan keperluan sekolah.

Meski hanya bisa bekerja sebagai pengumpul kemiri, Siti sangat ingin melanjukan pendidikan hingga perguruan tinggi, dan menggapai cita-citanya menjadi seorang guru..

Itulah perjuangan Siti, seorang anak yatim piatu yang tinggal di desa terpencil timur Indonesia dengan cita-cita mulia..

 

 

 

 

Mari kita bantu pendidikan Siti agar ia bisa menggapai cita-citanya menjadi seorang guru..

 

Insan Bumi Mandiri

 

(022) 205 251 84

Komplek Setra Dago

Jl.Setra Dago III No.16 Antapani, Bandung

Kantor Cabang Insan Bumi Mandiri NTT

Mekar Indah RT.001/RW.006 Kelurahan Kalabahi Timur

Teluk Mutiara, Kab. Alor, Nusa Tenggara Timur

SMS/WA Konfirmasi:

0812 2145 114

 

 

 


Selengkapnya  
Lebih Sedikit  

Berita Terbaru

Senin, 24 Agustus 2020 : Siti Pergi Menuntut Ilmu ke Pulau Jawa

Halo sahabat, masih ingatkah dengan Siti si penjual kemiri? Adik kita yang tangguh ini sudah hidup mandiri sejak ditinggalkan kedua orang tuanya. Demi bisa bertahan hidup dan melanjutkan sekolah, Siti bahkan harus berjalan jauh ke dalam hutan untuk mencari kemiri yang nantinya akan ia jual. 

Berkat kebaikan Sahabat, tanggal 21 Agustus kemarin Siti telah berangkat dari Alor NTT menuju Kota Bandung.

Di Bandung, Siti akan melanjutkan pendidikannya di Pondok Tahfidz Ruhul Quran Bandung yang berlokasi di Kampung Cigupakan, Kelurahan Cilengkrang. Kabupaten Bandung. 

Terima kasih telah membantu Siti hingga sejauh ini, Sahabat. Semoga ini bisa menjadi langkah awal bagi Siti untuk meraih cita-citanya dan memiliki masa depan yang lebih baik lagi. 

Ayo dukung mimpi Siti untuk bisa terus bersekolah. Untuk bantu Siti, Anda bisa klik di sini.

Kamis, 31 Januari 2019 : PENYALURAN DONASI UNTUK SITI KEMIRI

Halo Sahabat! Masih ingat dengan Siti sang penjual kemiri? Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan keperluan sekolah, ia berjalan kaki ke hutan yang jaraknya 2 km untuk mencari kemiri agar bisa dijual. Siti adalah seorang yatim piatu. Kini bersama pamannya tinggal di Dusun Tinahing, Desa Alila Selatan, Kec Kabola, Kab. Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Alhamdulillah, melalui relawan Insan Bumi Mandiri (IBM), bantuan dari Anda telah disalurkan kepada Siti. Kali ini, bantuan yang diberikan yakni perlengkapan sekolah seperti sepatu, baju, serta buku. Selain itu, sembako untuk keperluan sehari-hari dan uang pun telah disalurkan. Saat ini, Siti telah duduk di kelas 2 SMP Awwalah, Desa Alila Selatan. Terima kasih kepada Sahabat atas doa dan bantuan yang telah diberikan kepada Siti. Semoga Allah membalasnya dengan pahala yang berlipat-lipat. Mari berbagi kelebihan yang kita miliki untuk membantu Siti menggapai cita-citanya menjadi seorang guru.

Kamis, 31 Januari 2019 : PENYALURAN DONASI UNTUK SITI KEMIRI

Halo Sahabat! Masih ingat dengan Siti sang penjual kemiri? Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan keperluan sekolah, ia berjalan kaki ke hutan yang jaraknya 2 km untuk mencari kemiri agar bisa dijual. Siti adalah seorang yatim piatu. Kini bersama pamannya tinggal di Dusun Tinahing, Desa Alila Selatan, Kec Kabola, Kab. Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Alhamdulillah, melalui relawan Insan Bumi Mandiri (IBM), bantuan dari Anda telah disalurkan kepada Siti. Kali ini, bantuan yang diberikan yakni perlengkapan sekolah seperti sepatu, baju, serta buku. Selain itu, sembako untuk keperluan sehari-hari dan uang pun telah disalurkan. Saat ini, Siti telah duduk di kelas 2 SMP Awwalah, Desa Alila Selatan. Terima kasih kepada Sahabat atas doa dan bantuan yang telah diberikan kepada Siti. Semoga Allah membalasnya dengan pahala yang berlipat-lipat. Mari berbagi kelebihan yang kita miliki untuk membantu Siti menggapai cita-citanya menjadi seorang guru.

Senin, 30 April 2018 : SITI KINI MEMILIKI REKENING SENDIRI

Setelah relawan Insan Bumi Mandiri menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah dan pembayaran uang komite selama satu tahun, kini Siti dibuatkan tabungan di bank. Tabungan ini masih dipegang oleh relawan IBM karena usia Siti yang belum mencapai 17 tahun. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, uang akan diambil sebulan sekali ditemani relawan IBM. Tabungan ini kelak akan diserahkan kepada Siti saat ia telah masuk SMA atau perguruan tinggi. Jazakumullah khairan katsiran kepada donatur yang telah memberikan sebagian rezekinya untuk Siti. Siti sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh para donatur. Semoga Allah selalu memudahkan segala urusan para donatur. Mari kita wujudkan cita-cita Siti menjadi seorang guru.

Senin, 26 Februari 2018 : UPDATE 2 - SITI MENETESKAN AIR MATA SAAT TERIMA BANTUAN

Pada 15 Februari 2018, relawan IBM mengunjungi sekolah Siti “Kemiri” di SMP Awwalah, Desa Alila Selatan, Alor NTT untuk menunaikan amanah dari donatur. Alhamdulillah dia mendapatkan bantuan berupa perlengkapan sekolah dan pembayaran uang komite selama satu tahun. Siti sangat bahagia hingga meneteskan air mata di depan guru dan teman-temannya. Selama ini Siti menyisihkan sebagian uang hasil menjual kemirinya untuk membeli seragam baru. Setelah sekian lama Siti selalu menggunakan seragam biru putih yang sudah lusuh dan warnanya telah pudar, kini dia dapat menggunakan seragam yang baru ke sekolah. Jazakallah khairan katsiran kepada donatur yang telah memberikan sebagian rezekinya untuk Siti. Siti sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh para donatur. Semoga dimudahkan segala urusannya. Mari kita wujudkan cita-cita Siti menjadi seorang guru.

Ahad, 18 Februari 2018 : Update 1 – SITI JUAL KEMIRI UNTUK BELI SERAGAM SEKOLAH

Siti, seorang yatim piatu penjual kemiri yang tinggal bersama pamannya di Dusun Tinahing, Desa Alila Selatan, Kec. Kabola, Kab. Alor, NTT masih tetap bersemangat saat bersekolah. Ia bersekolah di salah satu MTs Negeri di pusat kota Kalabahi. Hidup yang penuh dengan keterbatasan sama sekali tidak mengurangi tekadnya agar cita-cita menjadi guru bisa terwujud. Setelah menghabiskan libur panjang di rumah keluarga ibunya di Kecamatan Lembur, Siti kembali bersekolah. Sepulang sekolah, seperti biasa Siti bersiap pergi ke hutan mencari kemiri untuk dijual. Ia berjalan melewati jalan berbatu di tengah terik matahari yang sangat panas. Terkadang kemiri yang dibawa pulang pun tidak terlalu banyak tapi setidaknya ia sudah mengumpulkan kemiri untuk tambahan hari itu. Sambil menunggu kemirinya terkumpul, Siti memecah kemiri yang ada di rumahnya agar bisa diterima oleh para pengepul. Biasanya, Siti mulai menjual ke pengepul saat kemiri terkumpul 3 Kg. Siti sangat bersemangat mengumpulkan kemiri dari hari ke hari untuk dijual. Hasil dari penjualan kemiri rencananya akan digunakan untuk membeli seragam biru putih baru. Seragam yang ia miliki saat ini sudah lusuh dan warnanya pudar sehingga perlu seragam baru. Yuk kita bantu Siti berjuang agar tetap bisa bersekolah ... Bantuan dan donasi yang ada akan menjadi simbol penyemangat bagi Siti demi mewujudkan cita-citanya menjadi seorang guru.


Selengkapnya  
Lebih Sedikit  

Riwayat Donasi

Loading...

Lihat Semua  
X

Riwayat Donasi


Loading...

Tutup

Facebook WhatsApp