TAMBAK UDANG MENJADI HARAPAN PENGHIDUPAN WARGA DOMPU..

TAMBAK UDANG MENJADI HARAPAN PENGHIDUPAN WARGA DOMPU..

Rp 1.122.299
dari target Rp 200.000.000
0.56% Tercapai
Sisa Waktu 12 Hari

Deskripsi Program

"Nantinya tambak ini akan jadi salah satu sumber penghidupan warga Dompu. Semoga saja  tambak udang ini bisa berjalan dan panen dengan baik" - Pak Firman, relawan IBM di Dompu, NTB

Dompu adalah daerah pantai yang mempunyai tanah bertekstur liat atau liat berpasir yang mudah dipadatkan sehingga cukup potensial mengadakan Tambak Udang.

Melihat potensi ini, Insan Bumi Mandiri (IBM) pun membuat lahan tambak udang sebagai usaha untuk memberdayakan warga lokal.

Warga di sini cukup antusias memberdayakan tambak udang ini. Namun sayang, percobaan pertama belum membuahkan hasil yang memuaskan, butuh perjuangan lagi agar dapat hasil panen yang lebih baik.

Untuk mengelola satu hektare tambak udang dibutuhkan modal ratusan juta. Warga Dompu perlu bantuan kita agar bisa memberdayakan Tambak Udang dan mandiri.

Sahabat mari bantu warga Dompu agar berdaya dengan program pemberdayaan tambak udang. Bantuan Anda dapat meringankan warga Dompu menuju kemandirian dengan memberdayakan tambak udang.


Insan Bumi Mandiri
(022) 205 251 84

Kompleks Setra Dago
Jl. Setra Dago Barat No. 25, Antapani, Bandung

SMS/WA Konfirmasi:
0813 2460 7225
0812 2145 114
0896 9900 1125


Selengkapnya  
Lebih Sedikit  

Berita Terbaru

Senin, 21 September 2020 : Tambak Udang di Dompu, NTB Telah Panen

Halo, Sahabat Pedalaman

Terima kasih banyak telah membantu warga pedalaman Dompu untuk bisa memberdayakan tambak udang. Bantuan Anda menambah semangat mereka untuk tetap berdaya di tengah pandemi.

Semoga semua kebaikan Anda berbalas kebaikan yang berlimpah pula dalam kehidupan Anda.

Alhamdulillah, tambak udang yang dikelola oleh warga Dompu telah dipanen setelah 45 hari penebaran bibit udang. 

Sebenarnya, ideal masa panen udang adalah 2 bulan setelah penebaran bibit. Akan tetapi, banyak petani udang lain di Dompu yang mengalami gagal panen, sehingga diputuskan untuk panen udang lebih awal. Dengan begitu, akan meminimalisir risiko gagal panen udang. 

Hasil dari panen udang tersebut sebanyak 136 kilogram udang yang kemudian dijual seharga Rp 5.032.000. Yang didapat memang belum begitu banyak, namun warga Dompu yang mengelolanya amat bersyukur.