:

RENOVASI RUMAH UST RISMAN GURU NGAJI PEDALAMAN NTT


“Berbuat baik tak perlu menunggu kaya”. Itulah kiranya prinsip yang dipegang Pak Risman Jailani.
Siapa sangka, seorang nelayan yang punya rumah reyot nan sempit justru menjadi guru ngaji bagi 157 anak di Kampung Nelayan Wuring Tengah, Kel. Wolomarang, Kec. Alok Barat, Kab. Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). 
Beliau adalah orang yang disegani di lingkungannya. Meski hidup teramat sederhana, selama 10 tahun beliau secara istiqomah mengajar mengaji bagi anak-anak di rumahnya yang sempit. 
Tanpa imbalan apapun. Beliau secara ikhlas mengajari mereka. 
Selain sebagai guru ngaji, Ustadz Risman juga dikenal sebagai imam dengan bacaan paling merdu di antara imam lainnya. Jasa Ustadz Risman untuk Kampung Nelayan sudah tak terhitung jumlahnya. 
Namun, di balik segala kontribusinya, ayah dari enam anak  ini hidup serba kesusahan. Profesi beliau sebagai nelayan tak lantas membuat hidupnya sejahtera.
Bahkan, rumah kayu sempitnya yang selalu disesaki anak-anak untuk mengaji kini kondisinya teramat memprihatinkan. 
Rumah panggung milik Ustadz Risman hanya terbuat dari kayu yang disangga beberapa tiang di bawahnya. Kayu-kayunya sudah lapuk, bahkan rumah tampak doyong dan nyaris roboh. 
Belum lagi empat tiang penyangga rumahnya kini sudah patah. Jika tak segera diperbaiki, rumah Ustadz Risman bisa roboh dan hancur. 
Rumah tersebut sudah menjadi tempat bernaung dan sumber ilmu bagi ratusan anak yang belajar Alquran. Ada sejarah dan manfaat besar di dalamnya. 
Sebagai apresisasi bagi Ustadz Risman sang guru ngaji pedalaman, mari kita bantu renovasi rumah beliau agar ratusan murid beliau bisa belajar Al Quran dengan nyaman..
Insan Bumi Mandiri
(022) 205 251 84
Komplek Setra Dago
Jl.Setra Dago III No.16 Antapani, Bandung 

Kantor Cabang Insan Bumi Mandiri NTT
Mekar Indah RT.001/RW.006 Kelurahan Kalabahi Timur
Teluk Mutiara, Kab. Alor, Nusa Tenggara Timur

SMS/WA Konfirmasi:
0813 2460 7225

Kabar Terbaru
Rumah kayu reyot nan sempit milik Ust Risman menjadi tempat mengaji bagi 157 anak pedalaman NTT. Kini, tiang-tiang rumahnya mulai patah dan nyaris roboh.