Darurat!!! NTT Krisis Air Bersih di 2021

Jumat, 26 Februari 2021

Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah sebuah daerah yang berada di wilayah timur Indonesia yang meliputi bagian timur Kepulauan Nusa Tenggara. Provinsi ini memiliki ibu kota di Kupang dan memiliki 22 kota/kabupaten. 


Ketika mendengar kata NTT, banyak dari kita langsung terbayang keindahan dari alam Nusa Tenggara yang sangat indah dan juga budayanya yang amat beragam. Namun, ternyata NTT menyimpan cerita lain, yaitu bencana kekeringan.

Saat ini beberapa kota yang ada di NTT sedang mengalami kekeringan yang luar biasa. Hal tersebut dikarenakan hampir tiap tahun wilayah provinsi yang berbasis kepulauan ini harus melewati musim kemarau yang cukup panjang. Dalam setahun warga di sana hanya bisa menikmati musim hujan selama 3-4 bulan saja. 

Apa yang menyebabkan kekeringan di wilayah NTT?

Sebagai negara tropis serta diapit oleh dua benua dan juga dua samudera Indonesia memiliki iklim tropis. Kekeringan yang terjadi di NTT pada khususnya juga dapat disebabkan oleh penyimpangan iklim yang mana membuat curah hujan jadi sangat jarang.

Hal tersebut dikarenakan rendahnya tingkat produksi uap air dan awan di beberapa tempat, sehingga  membuat curah hujan juga menjadi rendah.

Senada dengan hal tersebut, secara astronomis, Indonesia dilalui oleh garis lintang nol derajat  atau biasa disebut dengan khatulistiwa. Sesuai dengan pembagian iklim di dunia, daerah yang dilalui oleh garis khatulistiwa akan memiliki iklim tropis atau iklim panas.Itulah yang membuat di Indonesia lebih banyak mendapatkan penyinaran matahari daripada daerah yang tidak dilalui oleh garis khatulistiwa.

Dampak dari kekeringan yang terjadi di NTT

1. Warga harus membeli air bersih dari pedagang.


Selain dari PDAM, sumber pemenuhan air bersih warga adalah membeli tangki. Jika kebutuhan air memang sangat banyak dan tak bisa ditunda maka air tangki adalah solusinya. Apalagi disaat kemarau dan kekeringan saat ini dimana untuk mendapatkan air sumur sangat susah.

2. Terpaksa harus menggali sumur di sekitar sungai untuk mendapatkan air bersih


Karena sumur yang ada di dekat rumah sudah mengering, warga harus mencari dan menggali sumur baru yang ada di sekitar sungai agar bisa menikmati air bersih. Sedihnya, jalan ini tak selalu berhasil. Sebab mencari titik gali juga cukup sulit, biayanya pun mahal.

Sampai kapan krisis air bersih ini akan berakhir?

Melihat krisis air bersih yang terjadi setiap tahun, kekeringan di NTT rasanya tak bisa selesai dengan sendirinya. Kebaikan Anda pun sudah membantu warga di beberapa daerah kering di NTT, seperti TTS, Alor, dan lain-lain.
Tahun ini, Anda bisa menyalurkan bantuan untuk daerah-daerah di NTT. Klik di sini untuk info lengkap