Obati Rindu Berwisata, Ini Dia 5 Lokasi Wisata yang Harus Dikunjungi Usai Pandemi

Rabu, 09 September 2020

Sejak diumumkan Bulan Maret yang lalu, virus corona di Indonesia kini terus mengalami pelonjakan. Sampai tanggal 8 September 2020, jumlah pasien positif virus corona mencapai 200.035 kasus dengan total meninggal 8.230 orang. Jumlah ini terus meningkat seiring dengan semakin menurunnya tingkat kewaspadaan masyarakat. 

Sebagian besar Sahabat pasti sudah tidak sabar berlibur ke luar rumah. Tangan dan kaki kita rasa-rasanya sudah gatal ingin segera menikmati pasir putih pantai, atau melihat matahari terbenam di atas puncak gunung. 

Virus corona mengharuskan kita untuk tetap di rumah dan menunda dulu rencana liburan yang sudah dibuat. Apalagi melihat perkembangan kasusnya yang semakin naik, lebih baik jangan ke mana-mana dulu yaa, Sahabat.

Tapi jangan khawatir, Sahabat tetap bisa jalan-jalan dan menyaksikan pemandangan tanpa harus takut virus corona. Caranya adalah dengan berwisata secara daring (online). Nanti, saat corona sudah musnah, Sahabat bisa berwisata ke tempat mana pun yang Sahabat inginkan.

Untuk mengobati rindu, berikut 5 wilayah di pedalaman yang cocok dikunjungi via daring maupun dikunjungi langsung saat corona musnah nanti:

1.    Labuan Bajo, NTT

Siapa yang tak kenal dengan Labuan Bajo? Salah satu objek wisata di Nusa Tenggara Timur ini sangat populer baik di kalangan wisatawan nasional maupun internasional. Sahabat bisa merasakan sensasi berwisata di tengah laut yang dikelilingi oleh pulau-pulau eksotik dan pantai-pantai berpasir putih. 

Sahabat juga bisa menikmati pemandangan atas bukit yang mengagumkan. Apalagi, Labuan Bajo disebut-sebut sebagai tempat terindah untuk menikmati matahari terbenam atau sunset. Tak heran jika objek wisata ini mendapat julukan sebagai Kota Seribu Sunset. Wahh, menarik sekali ya Sahabat.

2.    Komodo, NTT

Masih berada di sekitar Labuan Bajo, Pulau Komodo menjadi destinasi wisata online NTT selanjutnya. Pulau yang masuk ke dalam 7 Keajaiban Dunia ini merupakan habitat asli dari spesies kadal terbesar di dunia, Komodo. 

Sahabat bisa melihat langsung hewan berukuran 2-3 meter dan berat 90 kg itu dari dekat. Terdapat kurang lebih 1300 ekor Komodo yang tersebar di Pulau Komodo. Tak hanya itu, Sahabat juga bisa bertemu dengan 12 jenis ular yang hidup di lubang tanah padang rumput savanna.  Wah, sungguh menegangkan tapi seru sekali ya, Sahabat?

3.     Danau Kelimutu

Destinasi wisata online NTT kali ini adalah danau yang sangat unik dan punya pemandangan indah. Danau Kelimutu namanya. Terletak di Kabupaten Ende, NTT, Danau Kelimutu akan membuat kagum siapa pun yang melihatnya. Danau ini berada di atas ketinggian 1.639 meter dan memiliki 3 warna yang cantik. Merah, biru, dan putih adalah perpaduan 3 warna Danau Kelimutu yang membuatnya menjadi destinasi wisata andalan di NTT.

Warna-warna yang menghiasi permukaan air di Danau Kelimutu berubah-ubah seiring berjalannya waktu. Tak hanya itu, terdapat pula beragam jenis satwa burung yang terbang mengitari danau. Membayangkannya saja sudah terasa indah ya 😊 

4.     Pantai Sebanjar, Alor

Puas bermain-main di Danau Kelimutu. Kini saatnya kita beralih ke destinasi wisata online NTT yang lainnya. Pantai Sebanjar terletak di Desa Alor Barat, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor, NTT. Kalu berkunjung ke Alor nanti, sayang rasanya kalau tidak mampir ke Pantai Sebanjar. Hamparan pasir putih di pantai ini begitu memanjakan mata. Lautnya masih bersih dan asri membuat siapa pun betah berlama-lama di sana. Sahabat juga tak perlu khawatir kepanasan karena di Pantai Sebanjar terdapat Lopo-Lopo atau tempat berteduh tradisional yang terhampar di pesisir pantai. 

5.    Kota Waingapu, Sumba Timur

Setelah berkunjung ke pantai, gunung, dan danau. NTT juga memiliki obyek wisata berupa Kota. Ya, Kota Waingapu di Sumba Timur. Meski berlabel ‘Kota’, Waingapu dikenal sebagai daerah yang masih asri dan alami. Sahabat bisa menemukan beragam destinasi wisata yang mengagumkan di Waingapu. Apalagi, daerah di Sumba Timur memang dikenal karena tipografi perbukitannya yang indah. 

Jika Sahabat berkunjung saat musim hujan, hamparan perbukitan di sana akan menghijau seperti bukit Teletubbies.  Sebaliknya, saat musim kemarau, hamparan bukit savana akan berubah menjadi kering keemasan layaknya bukit-bukit di Afrika. Kedua kondisi tersebut sama-sama memberikan sensasi yang mengagumkan. Jadi tidak sabar ya ingin segera ke sana.

Nah, Sahabat. Seru sekali bukan berwisata di Nusa Tenggara Timur? Meski lewat daring, semoga Sahabat bisa terhibur yaa, dan semoga bisa juga mengobati kerinduan Sahabat terhadap liburan 😊

Sayangnya, di samping kabar baik tadi, kesenjangan fasilitas masih terasa di pedalaman sana. Yuk saatnya bantu mereka. Klik di sini.