Permasalahan Lingkungan di Pedalaman, Kita Bisa Apa?

Kamis, 09 Januari 2020

Sepanjang tahun 2019 lalu, kita banyak sekali mendapatkan berita seputar masalah lingkungan, seperti banjir, kebakaran hutan, dan sampah yang menumpuk. Permasalah ini terus menerus terjadi seakan tanpa solusi.

Permasalahan ini tidak hanya terjadi di kota ataupun provinsi besar yang sering diberitakan televisi. Namun, ternyata juga terjadi di pedalaman loh, Sahabat. Kata “pedalaman” yang selama ini kita identikan dengan hutan rimbun dan udara bersih ternyata menyimpan banyak permasalahan lingkungan.

Di pedalaman Nusa Tenggara Timur (NTT) sana juga terjadi masalah lingkungan seperti hutan yang menggundul, terjadinya banjir karena berkurangnya daerah serapan, dan sampah menumpuk karena belum dikelola dengan tepat.

 “Terus kita bisa apa sih? Kan tempatnya jauh banget dari kita…,” apakah Sahabat berpikir seperti ini? Semoga tidak ya.

Era modern saat ini memungkinkan kita untuk melakukan banyak hal, Sahabat. Zona waktu dan geografis sudah tidak lagi menjadi halangan bagi kita. Kemajuan teknologi sudah memfasilitasi kita untuk pergi ke berbagai lokasi dengan mudah dan cepat.

Selain itu, banyak juga lembaga-lembaga sosial yang menjadi jembatan bagi kita untuk bisa menjangkau saudara-saudara kita di pedalaman.

Nah, untuk membantu #SahabatPedalaman menentukan tindakan yang bisa dilakukan, berikut akan informasikan beberapa cara kekinian yang dapat dilakukan untuk membantu ligkungan di pedalaman :

  1. Menjadi Volunteer untuk Kegiatan di Pedalaman

Profesi ini lagi menjadi hal yang digandrungi oleh banyak orang. Bagaimana tidak, dengan menjadi seorang volunteer, kita bisa terjun langsung ke lokasi bencana untuk membantu memperbaiki keadaan.

Selain terjun ke daerah terdampak, kita juga bisa menginisiasi kegiatan penyuluhan di pedalaman. Penyuluhan bisa menjadi salah satu langkah awal untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan dan banjir.

Dengan penyuluhan, kita bisa memberikan wawasan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan sebelum terjadi kerusakan dan bencana yang tentunya sangat tidak diinginkan.

Menjadi volunteer saat ini tidak hanya menjadi pekerjaan segelintir orang saja. Semua kalangan bisa menjadi relawan yang terjun langsung ke wilayah-wilayah yang membutuhkan, mulai dari pelajar, mahasiswa, karyawan, petani, hingga influencer.

Banyaknya lembaga yang memfasilitasi penerimaan volunteer menjadi faktor pendukungnya. Orang-orang yang bersedia menjadi tenaga penolong ini nantinya akan dibekali ilmu dan pengetahuan saat akan terjun ke lokasi bencana.

Baca Juga : Bantu Warga Kampung Mangge NTT Bangun Keramba Ikan

  1. Ikut Aktif dalam Forum Lingkungan dan Menyumbang Gagasan yang Bermanfaat

Banyak loh Sahabat, forum-forum pecinta lingkungan yang ada di internet. Forum ini biasanya diisi oleh orang-orang yang memiliki kecintaan dan perhatian yang lebih untuk lingkungan, baik lokal maupun global.

Nah, Sahabat bisa nih mencoba untuk ikut aktif dalam forum tersebut. Selain menambah wawasan dan tentunya kenalan, Sahabat bisa ikut aktif dalam memberikan pendapat dan gagasan-gagasan yang memberikan dampak positif.

Ide-ide yang muncul ini nantinya dapat digunakan sebagai referensi dan sumber solusi untuk permasalahan yang terjadi. Tidak jarang juga forum-forum digital seperti ini bertumbuh menjadi sebuah organisasi yang diakui karena perannya dalam memberikan solusi terhadap permasalahan lingkungan.

  1. Memberikan Bantuan untuk Beasiswa di Pedalaman

Pendidikan menjadi bekal penting bagi seseorang untuk merubah kehidupan pribadi dan lingkungan sekitarnya menjadi lebih baik. Ilmu pengetahuan merupakan santapan penuh gizi bagi manusia. Namun, pendidikan di pedalaman masih menjadi barang mahal yang sulit untuk didapatkan.

Faktor sosial dan ekonomi masih menjadi faktor yang menyebabkan mengapa pendidikan masih dikesampingkan. Di sinilah peran kita dibutuhkan, dorongan dan motivasi dari kita kepada mereka diperlukan agar mereka dapat mengenyam pendidikan.

Beasiswa merupakan salah satu wujud nyata bantuan kita untuk perbaikan di wilayah pedalaman, mulai dari segi pendidikan. Semakin baik tingkat pendidikan masyarakat di pedalaman, maka akan semakin baik pula pengetahuan mereka tentang pentingnya menjaga lingkungan berserta langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mewujudkannya.

Baca Juga : Bangun Sekolah Layak di Pulau Mules, NTT

  1. Patungan untuk Perbaikan Masalah Lingkungan di Pedalaman

Ketika keadaan mendesak, kita tidak bisa berangkat ke pedalaman, sedangkan bantuan dibutuhkan sesegera mungkin. Jika itu terjadi, maka memberikan bantuan lewat lembaga sosial merupakan cara tercepat dan tepat untuk kita lakukan.

Banyak lembaga sosial saat ini langsung memberikan respon cepat terkait permasalahan lingkungan yang terjadi dengan membuka sarana donasi. Tidak hanya untuk kota besar, tapi juga untuk wilayah pedalaman.

Namun, Sahabat juga harus berhati-hati, karena banyak juga pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang mencari celah dari kebaikan seseorang dengan berpura-pura menjadi lembaga sosial yang bergerak untuk membantu korban bencana alam dan program kemanusiaan lainnya.

Pilihlah lembaga yang memang sudah terpercaya. CaranyaSahabat bisa melakukan pengecekan melalui website, mencoba menghubungi contact center mereka, menanyakan alamat kantor, dan program apa saja yang sudah mereka lakukan.

Salah satu lembaga sosial sudah berpengalaman untuk menyalurkan bantuan ke pedalaman adala Insan Bumi Mandiri. Insan Bumi Mandiri merupakan salah satu lembaga sosial yang memfokuskan bantuan untuk disalurkan ke wilayah pedalaman. Dengan adanya relawan yang merupakan penduduk asli di daerah pedalaman, informasi dapat diterima dengan cepat dan terpercaya.

Sudah banyak masalah lingkungan di pedalaman yang bisa dibantu oleh Insan Bumi Mandiri bersama para donatur yang biasa disapa dengan #SahabatPedalaman. Beberapa di antaranya adalah kekeringan, banjir, masalah kesehatan dan pendidikan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga : Wujudkan Perubahan di Pedalaman

 

Wah, ternyata apa yang kita tanyakan tentang "Apa sih yang bisa dilakukan untuk membantu pedalaman?” sudah ada beberapa jawabannya nih, Sahabat. Niat baik akan selalu diberikan jalan, asalkan kita mau untuk melakukannya.

Jika sebelumnya kita masih memilih untuk diam saja atau hanya ikut menyumbang komentar terkait permasalahan lingkungan di pedalaman, sekarang sudah bukan saatnya lagi. Kita sudah bisa memberikan tindakan nyata yang memberikan perubahan dan kebaikan.

Opsi yang tersedia di atas dapat Sahabat pilih untuk bantu mengatasi permasalah lingkungan di pedalaman. Dengan adanya kesadaran kita untuk saling membantu dan bertindak nyata, semoga bisa membantu menyelesaikan permasalahan lingkungan yang terjadi di pedalaman ya.

Tidak hanya untuk pedalaman, kita juga harus mampu menjadi sosok yang memberikan solusi untuk permasalahan lingkungan di sekitar kita. Meski hanya dengan tindakan yang kita anggap sederhana, pasti mampu memberikan perubahan daripada hanya menghujat dengan kata-kata dan saling menyalahkan.