Wakaf Al-Quran : Pahala yang Terus Mengalir Tanpa Henti

Kamis, 25 Juni 2020

Siapa sih yang tidak menginginkan pahala yang terus mengalir tanpa henti, bahkan mengalir terus sampai kita sudah meninggal dunia nanti. Semua orang tentunya mengharapkan hal tersebut, karena itulah salah satu pahala yang nantinya akan membantu manusia mendapatkan pertolongan dari Allah saat hidup di dunia maupun di akhirat kelak. Salah satu cara untuk mendapatkannya adalah dengan berwakaf.

Wakaf adalah ibadah mulia yang bisa dilaksanakan oleh kaum muslimin, terlebih jika yang mendapatkan manfaatnya adalah orang-orang muslim yang kemudian mendoakan para pemberinya. Salah satu wakaf yang ringan dan bisa ditunaikan oleh umat muslim adalah wakaf Al-Quran.

Wakaf Al-Quran merupakan salah satu amal jariyah dan akan menjadi sumber pahala yang Insya Allah terus mengalir bagi orang-orang yang melaksanakannya. Hanya dengan wakaf Al-Quran untuk masjid dan diniatkan karena Allah, selama masih ada orang yang membacanya, maka setiap bacaan juga akan menjadi pahala yang terus mengalir bagi orang yang mewakafkan Al-Quran tersebut.

Wakaf Al-Quran Termasuk dalam Amal Jariyah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang shalih”. (HR. Muslim no. 1631)

Sedekah jariyah yang dimaksud adalah perbuatan baik yang manfaatnya dapat terus dirasakan seperti wakaf tanah dan wakaf Al-Quran.

Baca Juga : Bangkit Bersama dengan Sedekah Online

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

“Sesungguhnya yang didapati oleh orang yang beriman dari amalan dan kebaikan yang ia lakukan setelah ia mati adalah: (1) Ilmu yang ia ajarkan dan sebarkan. (2) Anak soleh yang ia tinggalkan. (3) Mushaf Al-Qur’an yang ia wariskan. (4) Masjid yang ia bangun. (5) Rumah bagi ibnu sabil (musafir yang terputus perjalanan) yang ia bangun (6) Sungai yang ia alirkan. (7) Sedekah yang ia keluarkan dari harta ketika ia sehat dan hidup. Semua itu akan dikaitkan dengannya setelah ia mati.” (HR. Ibnu Majah no. 242)

Dari dua hadis di atas sudah menjelaskan bagaimana amal jariyah yang dilakukan oleh manusia akan menjadi sumber pahala yang terus mengalir, dan salah satu di antaranya adalah dengan wakaf Al-Quran.

Bantu Pedalaman Indonesia dengan Wakaf Al-Quran

Di pedalaman Indonesia, Al-Quran hanya tersedia dengan jumlah yang sangat terbatas. Oleh karena itu masih sulit bagi ummat muslim disana jika ingin membaca dan mempelajari Al-Quran dengan lebih baik. Biasanya untuk mempelajari agama lebih dalam, orang-orang dari pedalaman akan pergi merantau ke pulau besar seperti pulau Jawa dan Sumatera supaya bisa lebih memperdalam ilmu agama di sekolah islam ataupun pesantren.

Wakaf Al-Quran dari Anda tentunya akan sangat membantu mereka di sana. Selama terus dibaca dan dimanfaatkan untuk kebaikan, wakaf Al-Quran dari Anda akan terus menjadi sumber pahala yang terus mengalir bagi Anda, juga menjadi lahan dakwah islam

Mari bersama ber wakaf Al-Quran untuk pedalaman Indonesia.

Klik di sini untuk berwakaf dan semoga semua kebaikan yang telah kita salurkan dapat menjadi pahala yang terus mengalir sebagai balasan dari amal jariyah yang sudah kita lakukan, InsyaAllah.

Baca Juga : Hukum Penggunaan Zakat Fitrah untuk Membeli Alat Pelindung Diri (APD)