Waspada! Kenali Gejala Kanker Kulit pada Anak 

Selasa, 22 September 2020

Kanker kulit adalah salah satu penyakit berbahaya yang dapat menyerang siapa saja. Gejala kanker kulit yang sulit dideteksi membuat kita harus waspada dan mengetahuinya sejak dini. 

Seperti yang terjadi pada Aina, gadis kecil berusia 3 tahun yang mengidap kanker kulit sejak umur 1 tahun. Penyakit yang dideritanya membuatnya harus kehilangan sebelah bola mata. Kini, Aina terus berjuang melawan ganasnya kanker kulit yang mulai menggerogoti bagian tubuh lainnya.

Kanker Kulit dan Penyebabnya

Secara medis, kanker kulit merupakan salah satu jenis kanker yang tumbuh di jaringan kulit. Kondisi tersebut ditandai dengan perubahan-perubahan yang terjadi pada kulit, seperti bercak, tahi lalat dengan ukuran serta bentuk yang tidak seperti biasanya.

Penyebab kanker kulit adalah adanya mutasi genetik pada sel kulit. Diduga diakibatkan oleh sinar matahari yang berlebihan. Ultraviolet matahari bisa memicu pertumbuhan yang tidak normal di kulit. Selain itu dapat juga merusak kulit yang akhirnya berkembang menjadi kanker. 

Faktor yang menyebabkan terjadinya kanker kulit dibedakan menjadi dua, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal antara lain; sistem kekebalan tubuh yang rendah, berkulit putih, dan memiliki riwayat kanker kulit. Sedangkan faktor eksternal adalah paparan sinar matahari, paparan radiasi, dan juga paparan bahan kimia.

Gejala Kanker Kulit

Meskipun tergolong sebagai penyakit yang serius, gejala kanker kulit tidak terlalu kelihatan. Hal ini membuat sebagian orang tidak menyadarinya. 

Persis seperti yang dialami Aina. Saat berusia 1 tahun, di kulit Aina timbul bintik-bintik hitam. Orang tua Aina mengira bintik-bintik tersebut tidak berbahaya. Namun, ternyata bintik tersebut meluas bersamaan dengan tumbuhnya benjolan-benjolan di sekitar matanya. Semakin lama benjolan semakin membesar hingga di usianya yang ketiga. Aina pun pada akhirnya didiagnosis terkena kanker kulit oleh dokter.

Berikut adalah gejala-gejala kanker kulit pada anak yang patut untuk diwaspadai agar bisa meminimalisir dampak yang lebih buruk:

1.    Kulit Jadi Bersisik

Salah satu gejala kanker awal adalah ditandai dengan kemunculan sisi kulit yang bersisik. Hal ini sebagai dampak adanya kerusakan sel kulit akibat sel kanker. Akibatnya, kulit tak bisa beregenerasi dengan baik sehingga muncul sisik di permukaan.

2.    Terdapat Benjolan di Permukaan Kulit

Gejala kanker kulit selanjutnya adalah munculnya benjolan pada permukaan kulit, terutama di bagian-bagian tubuh yang terpapar langsung dengan sinar matahari secara langsung. 

Selain itu benjolan juga dapat ditemukan di area lipatan seperti leher atau ketiak. Uniknya, kemunculan benjolan tersebut tidak disertai dengan rasa nyeri. Hati-hati, Sahabat. Itu bisa menjadi tanda awal kanker kulit.

3.    Bercak pada Kulit

Bercak juga dapat diidentifikasi sebagai gejala awal kanker kulit. Berbeda dengan bercak biasa yang berukuran kecil. Bercak pada kanker kulit akan tumbuh melebar serta membesar. Bercak tersebut berwarna hitam dan juga terasa nyeri.

4.    Tahi Lalat Membesar dan Berwarna

Khususnya pada kanker jenis melanoma, tahi lalat menjadi gejala utama yang terlihat. Dibandingkan tahi lalat biasa, tahi lalat melanoma berbentuk seperti bintik besar berwarna cokelat, bisa berubah warna, dan bahkan bisa sampai berdarah.

5.    Nyari Sendi

Gejala kanker kulit selanjutnya adalah nyeri di sendi bagian pinggang dan lutut. Jika merasakan nyeri di bagian-bagian tersebut, jangan ragu untuk memeriksakan ke dokter ya, Sahabat!

6.    Luka-luka 

Pada kanker jenis karsinoma sel skuamosa dan jenis karsinoma sel basah,  terdapat gejala berupa luka-luka kecil yang bersisik dan kasar. Semakin lama, luka atau benjolan tersebut dapat pula menjadi berkerak.

6 gejala di atas dapat terjadi kepada siapa saja. Oleh karena itu ada baiknya kita lebih awas dan waspada serta segera periksa ke dokter jika menemukan salah satu dari gejala-gejala tersebut.

Sahabat, saat ini Aina masih berjuang melawan kanker kulit yang dideritanya. Kanker tersebut sudah menjalar hingga rongga hidung Aina. Yuk, bersama-sama kita bantu Aina agar sembuh!