MUDIK GURU PEDALAMAN

Author : IBM Admin

IBM Admin
Kota Bandung

terkumpul dari target : Rp100.000.000

12% terkumpul Campaign berakhir.

Bu Ila sudah 7 tahun mengabdi di pedalaman NTT. Namun, 5 tahun terakhir ini Bu Ila tak pernah lagi mudik ke kampung halamannya di Jember.


"Sederhana saja.. Saya cuma mau berbakti pada suami dan bermanfaat untuk banyak orang," ujar Bu Ila sembari tersenyum...

Tak banyak orang yang rela mengabdi dan menghabiskan kehidupannya untuk mengajar di pedalaman. Lain halnya dengan Bu Ila, seorang guru yang mengajar di Pulau Pura, sebuah pulau terpencil di Kab. Alor, NTT. Sebelum hijrah ke NTT, Bu Ila menghabiskan masa mudanya di Jember, Jatim sebagai pengajar di sebuah pesantren ternama. 

Tahun 2011, Bu Ila memantapkan hatinya ikut mengabdi bersama sang suami (Ustadz Kadir) di Timuabang, kampung halaman suami Bu Ila. Beliau rela melepaskan segala kenikmatan hidup yang dulu dengan mudah didapatkannya. 

Lokasi Pulau Pura terpencil bukan main. Paling tidak dibutuhkan waktu 1 jam menggunakan perahu dari pusat kota Kab. Alor. Tak hanya terpencil, Pulau Pura juga merupakan salah satu pulau yang minim sumber air bersih. Hanya ada satu sumur yang bisa digunakan untuk orang satu pulau dan satu sumur lagi yang masih dalam proses pembangunan. Tak hanya itu, medan Pulau Pura juga sangat terjal dan berbatu.

Menetap di Timuabang, Pulau Pura, Alor, NTT bukanlah perkara mudah bagi ibu dua orang anak ini. Bu Ila harus beradaptasi dengan segala kebiasaan dan medan di Pulau Pura.  Menanjak bebatuan besar sembari memikul air dari sumur dari pinggir laut dilakukan Bu Ila meski sedang hamil tua.

Tak terasa, sudah 7 tahun lamanya Bu Ila menetap di pedalaman NTT. Di sini, Bu Ila bersama suaminya mendirikan MIS Darussalam Timuabang, Pulau Pura. Hingga saat ini, Bu Ila aktif mengajar sebagai guru Seni Budaya dan Keterampilan.

Di pulau terpencil inilah Bu Ila mendedikasikan sisa hidupnya sebagai seorang guru honorer. Meski sudah mengajar lama, gaji yang beliau terima tak lebih dari Rp 450.000 setiap bulannya. Pun sama halnya dengan Ustadz Kadir. Jumlah itu hanya cukup tuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. 

Karena keterbatasan inilah, Bu Ila dan keluarga sudah beberapa tahun ini tak bisa pulang ke kampung halamannya di Jember, Jatim. Ia berkeinginan untuk menunaikan bakti dengan silaturahmi pada keluarga besar serta berziarah ke makam orang tua.

Tapi tak hanya itu, Bu Ila pulang ke Pulau Jawa juga untuk bisa mengumpulkan barang-barang keperluan sekolah di MIS Darussalam. Di antaranya adalah: baju olah raga, peralatan sekolah, hingga buku bacaan anak yang menurut Bu Ila sangat diperlukan anak-anak Pulau Pura.

Namun apa daya, mereka tak bisa membayar ongkos mudik yang jumlahnya lumayan besar. Hingga kini, Bu Ila selalu bersabar dalam penantiannya, beliau yakin suatu saat nanti keinginannya untuk mudik ke kampung halaman bisa segera terwujud.

Mari, bantu kami membiayai Bu Ila serta guru-guru di pedalaman lainnya untuk bisa pulang mudik tahun ini. Agar semakin banyak kebaikan yang bisa kita wujudkan untuk pejuang pendidikan di pedalaman ini…

****
Bu Ila adalah satu dari sekian pengajar pedalaman yang bermimpi untuk mudik ke kampung halaman setelah mengabdi bertahun-tahun. Sebagai bentuk apresiasi, mari kita bantu wujudkan mimpi guru pedalaman agar bisa pulang ke kampung halaman dan bertemu keluarga besar yang sudah lama ditinggalkan.

#RamadhanDiPedalaman #ramadhan #pedalaman #SahabatPedalaman #InsanBumiMandiri


Insan Bumi Mandiri
(022) 205 251 84
Komplek Setra Dago
Jl.Setra Dago III No.16 Antapani, Bandung 

SMS/WA Konfirmasi:
0813 2460 7225


Perkembangan MUDIK GURU PEDALAMAN

  • 2018-06-17


    AKHIRNYA BU ILA MUDIK KE JEMBER


    Bu Ila sudah 7 tahun mengabdi sebagai guru di Pulau Pura, Kab. Alor, NTT. Namun, 5 tahun terakhir ini ia tak pernah lagi mudik ke kampung halamannya di Jember dikarenakan keterbatasan ekonomi untuk mudik ke kampung halamannya yang memerlukan biaya cukup mahal.

    Alhamdulillah Idul Fitri kali ini, Bu Ila bersama suami dan kedua anaknya dapat mudik ke kampung halamannya di Kec. Sumbersari, Jember, Jawa Timur.

    Perjalanan yang ditempuh untuk mudik pun cukup jauh dan melelahkan. Bu Ila dan keluarga terlebih dahulu menyeberang lautan dari Pulau Pura menuju Pulau Alor. Dari Alor, perjalanan dilanjutkan menggunakan pesawat terbang menuju Surabaya. Kemudian, perjalanan masih harus dilanjutkan melewati jalur darat, keluarga Bu Ila menggunakan mobil travel ke Jember dengan waktu tempuh 4-5 jam perjalanan.

    Akhirnya Bu Ila dapat bersilaturahmi dengan keluarganya di Jember dan tak lupa untuk berziarah ke makam orang tuanya. Selain dimanfaatkan untuk silaturahmi dengan keluarga, kepulangan Bu Ila ke Jember pun ia manfaatkan untuk mencari bahan baju olahraga dan mengumpulkan buku-buku untuk siswa MIS Darussalam di Pulau Pura.

    Jazakumullah khairan katsiran kepada Sahabat Pedalaman yang telah membantu Bu Ila mewujudkan mimpinya mudik ke kampung halaman. Semoga kebaikan Sahabat sekalian mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT. Aamiin.

Name

Email


Messagge


Congratulations. Your message has been sent successfully
Error, please retry. Your message has not been sent


Donatur


  • Rp. 200.168

    Anonim

    Selasa, 12 Juni 2018 23:15:05
  • Rp. 101.649

    Iwan Irawan Laisouw

    Selasa, 12 Juni 2018 22:18:12
  • Rp. 101.644

    Iwan Irawan Laisouw

    Selasa, 12 Juni 2018 22:17:10
  • Rp. 101.640

    Mulyati

    Selasa, 12 Juni 2018 21:47:14
  • Rp. 101.640

    Anonim

    Selasa, 12 Juni 2018 17:06:17
  • Rp. 101.390

    Anonim

    Senin, 11 Juni 2018 22:13:52
  • Rp. 50.423

    Anonim

    Senin, 11 Juni 2018 19:43:01
  • Rp. 200.122

    Anonim

    Senin, 11 Juni 2018 15:15:57
  • Rp. 1.000.016

    Anonim

    Senin, 11 Juni 2018 12:16:07
  • Rp. 101.285

    Firizqiana wira swesty

    Senin, 11 Juni 2018 12:06:21
  • Rp. 200.083

    Widyastuti

    Senin, 11 Juni 2018 11:34:01
  • Rp. 101.193

    Astri

    Senin, 11 Juni 2018 09:35:20
  • Rp. 50.374

    Helmi

    Senin, 11 Juni 2018 07:03:36
  • Rp. 50.356

    Anonim

    Senin, 11 Juni 2018 06:39:30
  • Rp. 50.291

    Aditya

    Senin, 11 Juni 2018 06:27:30
  • Rp. 101.203

    Anonim

    Senin, 11 Juni 2018 05:40:08
  • Rp. 250.029

    Anonim

    Senin, 11 Juni 2018 05:32:27
  • Rp. 125.003

    Zulfikar

    Senin, 11 Juni 2018 05:25:33
  • Rp. 125.002

    Anonim

    Senin, 11 Juni 2018 05:25:03
  • Rp. 150.030

    Unang Burhanuddin

    Senin, 11 Juni 2018 05:02:00
  • Rp. 101.163

    Yuli astuti

    Senin, 11 Juni 2018 04:33:57
  • Rp. 250.031

    DIEN DAMAYANTI

    Senin, 11 Juni 2018 04:23:48
  • Rp. 50.176

    Anonim

    Senin, 11 Juni 2018 04:00:17
  • Rp. 200.027

    Anonim

    Senin, 11 Juni 2018 03:55:50
  • Rp. 101.186

    Anonim

    Senin, 11 Juni 2018 03:42:04
  • Rp. 101.147

    Muhammad Fadli

    Senin, 11 Juni 2018 03:32:25
  • Rp. 50.211

    Fritz Gagliano Samosir

    Senin, 11 Juni 2018 03:30:16
  • Rp. 200.232

    Anonim

    Minggu, 10 Juni 2018 20:23:46
  • Rp. 300.032

    Narwin

    Minggu, 10 Juni 2018 12:45:19
  • Rp. 200.221

    Anonim

    Minggu, 10 Juni 2018 11:51:50
  • Rp. 50.459

    Gatot s

    Minggu, 10 Juni 2018 10:34:04
  • Rp. 200.160

    Anonim

    Sabtu, 09 Juni 2018 05:38:42
  • Rp. 300.019

    Anonim

    Sabtu, 09 Juni 2018 04:30:20
  • Rp. 200.149

    Weni sugiono

    Sabtu, 09 Juni 2018 01:03:19
  • Rp. 101.302

    Anonim

    Jumat, 08 Juni 2018 23:29:42
  • Rp. 200.142

    faridah

    Jumat, 08 Juni 2018 21:25:36
  • Rp. 85.001

    Leonie M

    Jumat, 08 Juni 2018 12:29:08
  • Rp. 50.194

    No Name

    Jumat, 08 Juni 2018 11:07:22
  • Rp. 200.094

    Aliyah

    Jumat, 08 Juni 2018 10:47:40
  • Rp. 300.005

    Anonim

    Jumat, 08 Juni 2018 07:48:31
  • Rp. 101.023

    Anonim

    Jumat, 08 Juni 2018 07:13:57
  • Rp. 2.000.006

    Anonim

    Jumat, 08 Juni 2018 06:59:47
  • Rp. 50.146

    Anonim

    Jumat, 08 Juni 2018 05:48:37
  • Rp. 1.000.018

    Anonim

    Jumat, 08 Juni 2018 05:01:39
  • Rp. 200.141

    Anonim

    Kamis, 31 Mei 2018 13:56:47
  • Rp. 50.450

    Diang

    Kamis, 24 Mei 2018 16:53:21
  • Rp. 50.598

    Huda

    Rabu, 23 Mei 2018 05:44:30
  • Rp. 150.505

    Satrio an Arista JKT

    Sabtu, 19 Mei 2018 23:24:56
  • Rp. 101.425

    Anonim

    Jumat, 18 Mei 2018 01:03:34
  • Rp. 100.925

    Anonim

    Rabu, 16 Mei 2018 22:00:35
  • Rp. 150.222

    Rama Windu

    Rabu, 16 Mei 2018 10:03:56
  • Rp. 1.000.447

    Ina sylviati

    Rabu, 16 Mei 2018 06:01:57
  • Rp. 10.652

    Test baru

    Selasa, 15 Mei 2018 04:40:18
  • Rp. 50.443

    Anonim

    Selasa, 15 Mei 2018 03:54:45
  • Rp. 500.854

    Anonim

    Selasa, 15 Mei 2018 00:15:08
  • Rp. 100.867

    Yuli

    Senin, 14 Mei 2018 11:29:59
  • Rp. 100.840

    tikno

    Selasa, 08 Mei 2018 05:14:27
BANTU Melalui Whatsapp!

3 jam yang lalu

Nova Syuhartika
telah mendonasikan untuk program:
BANTU RENOVASI MASJID SATU-SATUNYA DI CEREMBA NTT

6 jam yang lalu

Ummu Arsyam
telah mendonasikan untuk program:
BANTU MARIAM, BAYI KELAINAN SARAF TULANG BELAKANG

8 jam yang lalu

Anonim
telah mendonasikan untuk program:
BANTU KAKEK SALEH YANG LUMPUH DAN SEBATANG KARA

8 jam yang lalu

Fathor rasyid
telah mendonasikan untuk program:
BANGUN MASJID PERTAMA DI MAMBOA NTB

9 jam yang lalu

Anonim
telah mendonasikan untuk program:
BANTU PENGOBATAN TUMOR OTAK PAK YASIN